Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lima Prajurit TNI Masih Hilang Usai Kontak Tembak dengan KKB di Papua
beritabali.com/cnnindonesia.com/Lima Prajurit TNI Masih Hilang Usai Kontak Tembak dengan KKB di Papua
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mabes TNI memastikan empat anggota yang sempat hilang kontak pasca terlibat adu tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua Pegunungan, telah kembali ke satuannya masing-masing.
Kepala Staff Umum (Kasum) TNI Letjen Bambang Ismawan menyebut mereka yang telah kembali masih membawa persenjataan lengkap. Ia memastikan keempat anggota itu kembali dalam kondisi sehat.
"Tadi siang sudah kembali empat orang, lengkap dengan senjata. Jadi tidak benar klaim KKB bahwa mereka menyita sembilan pucuk senjata," ujar Bambang kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4).
Kendati demikian, ia menyebut masih ada lima anggota TNI yang sedang dicari karena belum terkonfirmasi keberadaannya. Kelimanya, kata Bambang, merupakan anggota Satgas Yonif R 321/GT dan anggota Kopassus.
"Sekarang tinggal lima orang sedang kita lakukan pencarian. Kita belum bisa memastikan (kondisi lima anggota). Tetapi kalau lihat kasus sebelumnya yang empat orang yang sudah kembali itu, kan kemarin dispekulasikan bahwa mungkin yang empat sudah (tewas), tapi ternyata tidak," tuturnya.
Bambang pun menegaskan hingga Senin (17/4) siang hanya ada satu anggota yang terkonfirmasi meninggal dunia usai diserang KKB, yaitu Pratu Miftahul Arifin, pada Sabtu (15/4).
Anggota Satgas Yonif R 321/GT itu tewas dalam operasi penyelamatan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera KKB. Namun, jenazah Miftahul Arifin belum berhasil dievakuasi karena kendala cuaca dan medan.
"Karena memang pertama di sana cuacanya tidak menentu, kadang-kadang satu hari hanya dua jam cerah abis itu tertutup kabut. Jadi untuk pengambilan jenazah, helikopter kita tidak bisa langsung merapat, karena memang di samping cuaca kan medannya bukan medan datar," katanya.
Pada Senin, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memimpin rapat evaluasi Operasi SAR Pilot Susi Air. Yudo terbang langsung ke Bandara Moses Kilangin Timika.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan