Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mahasiswa asal Tabanan Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Surat Wasiat dan Tulisan 'Hell'
bbn/ilustrasi/Mahasiswa asal Tabanan Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Surat Wasiat dan Tulisan 'Hell'.
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang mahasiswa asal Tabanan berinisial KDK (22) ditemukan tewas tergantung di pohon kamboja di ladang keluarganya di Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga. Diduga dia bunuh diri.
Kapolsek Marga AKP I Wayan Suta Arcana mengatakan, KDK diduga bunuh diri dengan motif depresi. "Motifnya diduga depresi tapi untuk penyebab depresi belum diketahui," katanya, Rabu (10/5) malam.
KDK diketahui meninggalkan dua surat wasiat yang diduga ditulis sebelum gantung diri. Saat jasadnya ditemukan, sejumlah bagian tubuhnya terdapat lilitan plester dan pada tangan kiri korban juga ditemukan tulisan "HELL".
Jasad KDK ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita. Ibunya, NKS menerangkan bahwa putranya pamit pada Selasa (9/5) sekitar pukul 22.00 Wita. Dia bilang ingin ke rumah teman.
Pada Rabu (10/5) sekitar pukul 09.00 Wita ibunya pergi untuk menengok sapi dan memberi makan ayam di ladangnya atau TKP. Saat masuk ke area ladangnya, NKS mendapati putranya tewas dalam keadaan tergantung di pohon kamboja di depan pondok. Mulutnya ditutup menggunakan plester kertas warna krem. Begitu juga dengan kedua pergelangan tangannya dililit plaster kertas warna krem.
"Saksi kaget dan langsung pergi minta tolong kepada masyarakat. Kemudian melaporkan menghubungi petugas Bhabinkamtibmas untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Marga guna penanganan lebih lanjut," imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Marga l pada tubuh KDK tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Dengan adanya kejadian tersebut dan keterangan dari keluarga mengikhlaskan kematiannya dan tidak mempermasalahkannya karena murni gantung diri, dan dikuatkan dengan surat pernyataan dari keluarga," ujarnya.
AKP Suta menyampaikan, KDK dikenal pendiam dan jarang berinteraksi. "(KDK) mahasiswa semester 8," ujarnya.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan