Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Mahasiswa asal Tabanan Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Surat Wasiat dan Tulisan 'Hell'
bbn/ilustrasi/Mahasiswa asal Tabanan Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Surat Wasiat dan Tulisan 'Hell'.
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang mahasiswa asal Tabanan berinisial KDK (22) ditemukan tewas tergantung di pohon kamboja di ladang keluarganya di Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga. Diduga dia bunuh diri.
Kapolsek Marga AKP I Wayan Suta Arcana mengatakan, KDK diduga bunuh diri dengan motif depresi. "Motifnya diduga depresi tapi untuk penyebab depresi belum diketahui," katanya, Rabu (10/5) malam.
KDK diketahui meninggalkan dua surat wasiat yang diduga ditulis sebelum gantung diri. Saat jasadnya ditemukan, sejumlah bagian tubuhnya terdapat lilitan plester dan pada tangan kiri korban juga ditemukan tulisan "HELL".
Jasad KDK ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita. Ibunya, NKS menerangkan bahwa putranya pamit pada Selasa (9/5) sekitar pukul 22.00 Wita. Dia bilang ingin ke rumah teman.
Pada Rabu (10/5) sekitar pukul 09.00 Wita ibunya pergi untuk menengok sapi dan memberi makan ayam di ladangnya atau TKP. Saat masuk ke area ladangnya, NKS mendapati putranya tewas dalam keadaan tergantung di pohon kamboja di depan pondok. Mulutnya ditutup menggunakan plester kertas warna krem. Begitu juga dengan kedua pergelangan tangannya dililit plaster kertas warna krem.
"Saksi kaget dan langsung pergi minta tolong kepada masyarakat. Kemudian melaporkan menghubungi petugas Bhabinkamtibmas untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Marga guna penanganan lebih lanjut," imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Marga l pada tubuh KDK tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Dengan adanya kejadian tersebut dan keterangan dari keluarga mengikhlaskan kematiannya dan tidak mempermasalahkannya karena murni gantung diri, dan dikuatkan dengan surat pernyataan dari keluarga," ujarnya.
AKP Suta menyampaikan, KDK dikenal pendiam dan jarang berinteraksi. "(KDK) mahasiswa semester 8," ujarnya.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3789 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1732 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang