Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Desa Wisata Manistutu Masuk Nominasi ADWI 2023, Bupati Tamba: Bagian Anugerah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Desa Manistutu Kecamatan Melaya kabupaten Jembrana dinyatakan masuk 75 besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dari 4573 desa wisata di Indonesia.
Kepastian itu disampaikan bertepatan dengan kunjungan Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno di Desa Wisata Serangan, Denpasar Selatan, Selasa (16/5/2023).
Atas raihan 75 nominasi itu, ditandai dengan penandatanganan prasasti didampingi Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara. Turut juga hadir Bupati Jembrana I Nengah Tamba di lokasi acara.
Dari total 7.500 desa di Indonesia terdapat 4.573 desa yang memiliki potensi wisata termasuk kelengkapan dan terdaftar dijaring desa wisata yang ada dibina di kemenparekraf. Data itu juga sudah bisa diakses melalui www.jadesta.com .
“Dari 4.573 tersebut setiap tahun kita memberikan apresiasi kepada para pengelola desa wisata dan pemerintah setempat maupun pentahelix. Pertama kita memulai dengan 50 desa wisata. Tahun kedua dengan 50 desa wisata dan tahun ini kita tingkatkan menjadi 75 desa wisata dengan target sesuai dengan rpjmn bahwa kita harus membina 250 desa wisata,” jelas Menparekraf Sandiaga Uno.
Oleh karena itu pihaknya mengundang semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap desa wisata ini untuk pembangunan yang berkelanjutan.
“Dari 4.573 ini datanya sudah kita paparkan silahkan disentuh dengan program-program pemberdayaan untuk peningkatan kesejahteraan, Karena desa wisata ini bisa menciptakan banyak peluang usaha dan lapangan kerja, meningkatkan kesejahtraan masyarakat, dengan target tahun 2024 ada 4,4 juta lapangan kerja, ” katanya.
Sementara itu, Bupati Tamba mengatakan bahwa ini merupakan anugrah untuk kabupaten Jembrana dan tentunya seluruh masyarakat Manistutu.
“Semangat ini merupakan bagian anugrah, ini benar-benar kreatif, kerja keras dan mau memperhatikan lingkungan. Menjaga lingkungan dengan mempertahankan budaya dan yang paling kita apresiasi yaitu gotong royongnya masih kental dan juga kebersamaannya,” ungkap Bupati Tamba.
Selain itu, Bupati Tamba harap kedepannya desa wisata tersebut memiliki pendapatan sendiri dan tidak akan bergantung pada APBD.
“Kalau wisatawan itu sudah bagus arahnya kita mau desa itu punya pendapatan yang bagus sehingga akhirnya biaya-biaya yang tidak tergantung pada APBD tidak tergantung pada dana transfer, ini tujuannya pengembangan pengembangan daripada destinasi yang dilakukan hari ini,” harapnya.
Bupati asal Kalikah itu mengapresiasi semangat masyarakat dalam mengembangkan Desa Wisata Manistutu dan berharap desa ini menerima hasil yang terbaik.
“Saya dukung penuh, masyarakat Manistutu luar biasa. Di balik ini semua saya sangat mengapresiasi dari semangat masyarakat di sini yang begitu besar dalam pengembangan desa wisata ini," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2035 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun