Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Waspada Potensi Gelombang Laut Empat Meter di Perairan Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masyarakat, nelayan, dan wisatawan diimbau waspada potensi tinggi gelombang laut hingga empat meter di sejumlah perairan di Bali, 28-31 Mei 2023.
"Masyarakat umum, nelayan dan wisatawan waspadai potensi gelombang tinggi," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho di Denpasar, Minggu (28/5/2023).
Sedangkan kecepatan angin diperkirakan hingga 40 kilometer per jam atau 21 knot yang bertiup dari arah timur-tenggara. Berdasarkan perkiraan BMKG, perairan di Bali dengan potensi ketinggian gelombang laut hingga empat meter, yakni di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan dan Samudera Hindia selatan Bali.
BMKG menjelaskan kondisi cuaca tersebut disebabkan oleh suhu muka laut di sekitar wilayah Bali yang berkisar 26-30 derajat celsius dan masa udara basah terkonsentrasi di lapisan permukaan hingga lapisan 850 milibar atau 3.000 meter. Sementara itu, secara umum cuaca di Bali diperkirakan cerah hingga berawan.
Potensi gelombang tinggi tersebut mengakibatkan sejumlah destinasi wisata pantai di Bali diperkirakan memiliki gelombang tinggi di antaranya kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung mencapai hingga 2,5 meter dan kawasan Kuta hingga dua meter.
Perairan Selat Bali merupakan jalur penyeberangan Bali-Jawa, kemudian Selat Badung adalah jalur penyeberangan Sanur Denpasar menuju Pulau Nusa Penida di Kabupaten Klungkung.
Selain itu, di Selat Badung juga berbatasan dengan sejumlah destinasi wisata di antaranya Nusa Dua, Sanur hingga Tanjung Benoa.
Sementara itu, ketinggian gelombang hingga empat meter dengan kecepatan angin hingga 40 kilometer per jam atau 21 knot, memiliki risiko terhadap keselamatan berlayar.
Baca juga:
Kapal Penyeberangan di Gilimanuk Diminta Waspada Potensi Gelombang Tiga Meter di Selat Bali
BMKG menyebutkan kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar yakni kepada perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal feri apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. (sumber: republika.co.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan