Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polda Bali Kantongi Identitas Makelar Kasus Pemerasan WN Kanada Buronan, Sedang Diburu
bbn/dok beritabali/Polda Bali Kantongi Identitas Makelar Kasus Pemerasan WN Kanada Buronan, Sedang Diburu.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Satake Bayu mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas makelar kasus atau markus yang terlibat di kasus dugaan pemerasan warga negara Kanada buronan Interpol Stephane Gagnon alias SG (50). Hingga kini Polda Bali sedang memburu sosok 'markus' tersebut.
"Itu sedang dilakukan seperti broker-nya itu, itu yang sedang dilakukan, yang bersangkutan sedang dilakukan pencarian," kata Satake kepada wartawan, Selasa (6/6).
Namun, Satake enggan membeberkan identitas markus yang dimaksud. Ia hanya memastikan pencarian masih terus dilakukan kepada pihak perantara pemerasan.
"Identitasnya ada, tapi sementara kita ini dulu, masih kita lakukan penyelidikan ya," ujarnya.
Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti sebelumnya juga menduga ada markus di kasus pemerasan terhadap WN Kanada Stephane Gagnon yang menjadi buronan interpol. Krishna memastikan dua anggota Hubinter yang terlibat dalam aksi pemerasaan sebesar Rp1 miliar itu telah ditangkap dan sedang diproses.
"Jadi iya ada yang bermain dalam kasus ini, kami selidiki tapi Alhamdulillah kami sudah tangkap," ucap Krishna saat dikonfirmasi, Senin (5/6).
Krishna menyebut kedua anggota yang diduga berhubungan dengan markus tersebut juga tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polri.
Lebih lanjut, dia menyebut proses pemulangan atau deportasi terhadap Stephane telah ditunda selama beberapa hari buntut pemerasaan itu.
Ia mengatakan penundaan dilakukan untuk mendalami duduk perkara termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
"Iya ditunda untuk kami dalami penyelidikan agar peristiwa ini terang benderang. Untuk mendalami pihak-pihak yang terlibat, deportasi kami tunda beberapa hari kami dalami siapa saja yang terlibat," tuturnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan