Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
TV Rusia Sebut Putin Perlu Bantuan Jutaan Tentara Cina Lawan Ukraina
beritabali.com/cnnindonesia.com/TV Rusia Sebut Putin Perlu Bantuan Jutaan Tentara Cina Lawan Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pembawa acara televisi Rusia mengatakan jutaan tentara Cina "dibutuhkan" untuk membantu invasi Presiden Vladimir Putin ke Ukraina.
Pembawa acara program TV 60 Minutes, Olga Skabeyeva, mengatakan Rusia harus memperkuat militernya kala bergulat menghadapi perlawanan terbaru Ukraina yang ingin merebut kembali sejumlah daerahnya.
Dalam kesempatan itu, Skabeyeva juga menyerukan jutaan pasukan Cina untuk bergabung dalam perang Rusia-Ukraina. Ia menyinggung insiden di Belgorod, perbatasan Rusia, baru-baru ini sebagai alasan mengapa Moskow membutuhkan lebih banyak tentara di Ukraina.
"Jangan menganggap remeh dua atau tiga juta tentara Cina. Itu lah yang dibutuhkan (Rusia) sekarang. Saya melihat wilayah Belgorod dan memikirkan betapa kita kekurangan tentara Cina," ucap Skabeyeva seperti dikutip Newsweek pada Minggu (11/6).
Video pernyataan Skabeyeva itu pun diunggah di akun Twitter seorang penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashchenko, pada Minggu pagi.
Cina memang merupakan salah satu sekutu dekat Rusia. Sejak invasi ke Ukraina berlangsung, relasi Rusia dan Cina juga dinilai banyak pihak kian mesra.
Banyak negara terutama negara Barat mengutuk keras sampai mengisolasi Rusia akibat invasinya ke Ukraina sejak Februari 2022 lalu. Di sisi lain, Cina berupa mengambil sikap yang lebih ramah dan simpatik terhadap Putin dengan tak menjatuhkan sanksi kepada Rusia seperti negara lainnya.
Cina juga sampai saat ini belum mengecam invasi Rusia. Meski begitu, Beijing terus mendesak Rusia dan Ukraina untuk menyelesaikan konflik dengan dialog dan menawarkan diri untuk menjadi mediator.
Cina juga sampai saat ini belum menunjukkan indikasinya untuk membantu Rusia dalam menginvasi Ukraina, apalagi menerjunkan langsung tentaranya ke negara eks Uni Soviet itu untuk membantu Moskow.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun