Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Putin Umumkan Senjata Nuklir Taktis Rusia Sudah Tiba di Belarus
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa senjata nuklir taktis Rusia sudah berada di Belarus. Kabar itu dikonfirmasi Putin dalam forum ekonomi Rusia di St Petersburg, Jumat (16/6).
Putin menjelaskan hulu ledak nuklir yang sudah terletak di wilayah Belarus itu merupakan bagian pertama pengerahan senjata taktis Rusia. Ia pun mengklaim masih akan mengerahkan senjata nuklir lain ke negara itu pada musim panas atau akhir tahun.
"Seperti yang Anda ketahui, kami sedang bernegosiasi dengan sekutu kami, [Presiden Belarus] Lukashenko, bahwa kami akan mengirim sebagian senjata nuklir ke wilayah Belarus-ini sudah dilakukan," ungkap Putin, seperti diberitakan Reuters.
"Hulu ledak nuklir pertama telah dikirim ke wilayah Belarus. Tapi baru yang pertama, bagian pertama. Kami akan melakukan pekerjaan ini sepenuhnya pada akhir musim panas atau akhir tahun," lanjutnya.
Diberitakan Reuters, pengerahan hulu ledak itu merupakan yang pertama dilakukan di luar Rusia sejak jatuhnya Uni Soviet. Nuklir jarak pendek itu berpotensi digunakan di medan perang.
Putin mengatakan pengerahan itu dilakukan sebagai peringatan kepada negara Barat yang mendukung hingga mempersenjatai Ukraina. Ia mengklaim senjata nuklir yang sebagian sudah berada di Belarus itu menjadi elemen pencegahan sekaligus menegaskan posisi Rusia.
"... Justru sebagai elemen pencegahan sehingga semua orang yang berpikir dapat menimbulkan kekalahan strategis atas kami tidak mengabaikan keadaan ini," ucap Putin.
Baca juga:
Putin Panik, Pasukan Andalan Rusia 'Membangkang'">Putin Panik, Pasukan Andalan Rusia 'Membangkang'
Sementara itu, pengerahan senjata nuklir taktis di Belarus sudah diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin sejak pekan lalu. Ia menyebut pengerahan dilakukan setelah fasilitas penyimpanan khusus selesai disiapkan.
Keputusan pengerahan dan penempatan senjata taktis Rusia di Belarus juga diumumkan beberapa pekan sebelumnya, yakni pada Maret lalu. Atas langkah itu, Amerika Serikat telah menyampaikan kecaman terhadap Rusia.
Belarus sebelumnya telah menerima sistem rudal taktis Iskander-M. Disebutkan, Iskander memiliki jangkauan ledak hingga 500 kilometer.
Belarus mengatakan pesawat Sukhoi-25 telah diadaptasi untuk membawa hulu ledak tersebut. Jet Sukhoi-25 memiliki jangkauan hingga 1.000 kilometer.
Artinya, jika senjata diluncurkan dari pangkalan udara utama Belarus di luar Minsk, rudal itu berpotensi mencapai hampir seluruh Eropa Timur, termasuk di antaranya negara-negara anggota NATO.
Sebab, negara sekutu Rusia itu berbatasan dengan tiga negara anggota NATO, yakni Lituania, Latvia, dan Polandia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan