Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,5 Km
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gunung Anak Krakatau (GAK) meletus pada Senin (19/6) pagi sekitar pukul 08.22 WIB. Ketinggian semburan abu vulkanik mencapai 1.500 meter atau 1,5 Km di atas puncak.
Gunung berapi yang berada di persiran Selat Sunda itu mengeluarkan abu berwarna putih dan mengarah ke tenggara.
Dalam laporan yang disusun oleh Jumono, petugas Pos Pantau GAK Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, dan diunggah ke MagmaIndonesia, aplikasi resmi milik PVMBG, dituliskan bahwa tidak terdengar suara dentuman.
Kemudian erupsi terekam di alat seismogram dengan amplitudo maksimum 70mm selama 4 menit 2 detik.
Gunung berapi yang meletus dan menimbulkan tsunami senyap pada 2018 silam itu berstatus Siaga atau di Level III, dengan rekomendasi masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5km.
Letusan juga terjadi sekitar satu pekan lalu, pada Minggu, 11 Juni 2023, sekitar pukul 00.30 wib dengan ketinggian semburan mencapai 2.000 meter dari atas puncak. Kala itu, kolom abu berwarna kelabu mengarah ke barat laut.
Letusan GAK yang terekam di seismogram itu berkekuatan 65mm dengan durasi 7 menit 16 detik. Bahkan dalam laporan yang juga disusu oleh Jumono, terlihat sinar api dengan ketinggian sekitar 100 meter namun tidak terdengar suara dentuman.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2786 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun