Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Antisipasi Rabies, Pemdes Baktiseraga Miliki Strategi Jitu
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menyikapi bahaya rabies, Pemerintah Desa Baktiseraga memiliki strategi jitu yang efektif mencegah rabies mewabah pada populasi anjing di wilayahnya.
Strategi tersebut adalah memaksimalkan peran jejaring pemerintah desa dalam pelaksanaan vaksinasi rabies terhadap populasi anjing di wilayahnya baik peliharaan maupun liar.
Dikonfirmasi pada Selasa (20/6), Perbekel Desa Baktiseraga Gusti Putu Armada mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi rabies di wilayahnya bisa memakan waktu 5 hari atau lebih, informasi disampaikan ke masyarakat melalui kelian dusun dan ketua RT. Sedangkan terkait vaksinasi anjing liar, perangkat desa akan siaga menerima laporan dari masyarakat.
Menurut Armada, peran serta masyarakat pemilik anjing sangat penting untuk pencegahan rabies sehingga dapat ditangani bersama. Aturan terkait itu telah terfasilitasi oleh hadirnya peraturan desa atau perdes.
Komunikasi dengan perangkat daerah terkait yaitu Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan pun senantiasa dijalin. Setiap ada vaksinasi atau kegiatan lainnya terkait rabies, pihaknya selalu menjaga koordinasi antar perangkat desa untuk berkomunikasi ke masyarakat.
Baca juga:
Jumlah Petugas Terbatas, Vaksin Rabies Massal di Gianyar Terkendala
"Kesempatan itu kami gunakan sebaik mungkin, kami bekerjasama dengan baik dan mengantarkan ke target vaksinasi, kondisi masyarakat apabila ada kasus gigitan juga kami segera laporkan," ungkap Armada.
Strategi tersebut membuahkan hasil, faktanya hingga kini angka kasus gigitan anjing terbilang sedikit di Desa Baktiseraga yaitu hanya 2 dalam sebulan terakhir. Hal tersebut karena anjing peliharaan masyarakat telah tervaksinasi seluruhnya. Sedangkan kasus kematian akibat rabies juga terhitung nihil.
"Kita tidak ada di Baktiseraga syukur dan semoga tidak akan ada itu, tetapi tetap ini kita harus waspada," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan