Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Putin Ancam Gunakan Bom Klaster Jika Diserang Ukraina Lebih Dulu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya punya persediaan bom klaster yang cukup dan berhak menggunakannya bila senjata terlarang ini dipakai buat melawan pasukannya di Ukraina.
Ukraina pada Kamis (13/7) mengatakan sudah menerima pasokan bom klaster dari Amerika Serikat (AS). AS meyakini amunisi itu diperlukan buat mengompensasi kekurangan peluru yang dihadapi pasukan Ukraina untuk serangan balasan.
Bom klaster dilarang di lebih dari 100 negara sebab senjata ini pada umumnya terdiri dari banyak bom kecil yang dapat membunuh tanpa pandang bulu di area luas. Bom klaster yang gagal meledak bisa berbahaya hingga puluhan tahun kemudian.
Ukraina mengatakan bakal memakai bom klaster untuk membersihkan kerumunan tentara musuh yang mencoba merebut wilayahnya, tetapi dikatakan tak akan dipakai di wilayah Rusia.
Reuters memberitakan bahwa Putin mengatakan kepada saluran TV pemerintah bahwa negaranya bakal menanggapi dengan cara yang sama bila diperlukan.
"Saya ingin mencatat bahwa di Federasi Rusia ada persediaan yang cukup dari berbagai jenis bom klaster. Kami belum menggunakannya. Tetapi tentu saja jika digunakan untuk melawan kami, kami berhak mengambil tindakan timbal balik," kata Putin.
Putin mengatakan dia menganggap bom klaster sebagai kejahatan dan Rusia sejauh ini tak perlu menggunakannya walau pernah mengalami masalah amunisi di masa lalu.
Human Rights Watch mengatakan Rusia dan Ukraina telah menggunakan bom klaster. Rusia, Ukraina dan AS disebut belum menandatangani Perjanjian Bom Klaster, yang melarang produksi, penimbunan, penggunaan dan transfer senjata.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan