Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Rekor, 16 Kapal Cina Terobos Taiwan Dalam Dua Hari
BERITABALI.COM, DUNIA.
Taiwan mencatat rekor penerobosan kapal Cina ke wilayah mereka. Dalam 72 jam pada pekan lalu, tercatat 16 kapal perang Cina memasuki perairan Taiwan.
Kementerian Pertahanan Taiwan mencatat 16 kapal Cina berada di sekitar perairan Taiwan pada Jumat (14/7) hingga Sabtu.
Di periode yang sama, Pasukan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA) juga mengerahkan 73 pesawat tempur mereka ke garis merah Selat Taiwan dan ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan (ADIZ).
Tak hanya itu, Kemhan Taiwan juga melaporkan sembilan kapal Cina berada di sekitar perairan mereka selama tiga hari berturut-turut.
Kemhan menyatakan aksi itu sebagai tanda kampanye intimidasi Cina ke Taiwan.
Menanggapi aktivitas Cina, pengamat militer yang berbasis di Hawaii, Carl Schuster, memberikan komentar.
"Ini upaya militer yang berkembang," ujar Schuster, seperti dikutip CNN.
Schuster menilai operasi militer Cina ini menandakan dua hal.
Pertama, aktivitas konstan PLA di sekitar Taiwan memberi kemungkinan rute serangan. Kedua, operasi tersebut untuk mempraktikkan, melatih, hingga "momen" itu datang.
Momen yang dimaksud yakni kemungkinan invasi Cina ke Taiwan.
Cina selama ini menganggap Taiwan sebagai bagian dari mereka. Namun, Taipei gigih ingin memerdekakan diri.
Pemerintah Beijing bahkan sempat menyatakan akan melakukan apa saja untuk mempertahankan Taiwan, jika perlu dengan paksa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan