Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Manipur India Rusuh Buntut Video Perempuan Diarak dan Diperkosa Massal
beritabali.com/cnnindonesia.com/Manipur India Rusuh Buntut Video Perempuan Diarak dan Diperkosa Massal
BERITABALI.COM, DUNIA.
Negara bagian di India, Manipur, bergejolak buntut video dua perempuan diperkosa dan diarak massa dalam kondisi telanjang viral di media sosial.
Manipur sebetulnya tengah memanas sejak Mei karena perselisihan suku Kuki dan Meitei. Video yang viral belakangan ini turut menambah ketegangan di antara mereka dan wilayah tersebut.
Insiden dalam video disebut terjadi pada 4 Mei. Ketika itu, sejumlah orang mengarak tiga perempuan dan diduga memperkosa salah satu di antara mereka di distrik Kangpokpi, Manipur.
Dua perempuan lagi diperkosa dalam insiden terpisah dan dibunuh di Imphal.
Dalam rekaman berdurasi 26 detik itu, sejumlah orang mengarak dua perempuan di jalan. Ini lantas memicu kemarahan publik.
Video tersebut baru terungkap karena pemerintah setempat membatasi konten penyebaran kekerasan sejak awal Mei, saat kerusuhan meletus, demikian dikutip CNBCTV 18.
Belakangan, pihak berwenang mencabut larangan tersebut. Kemudian pada 19 Juli, rekaman itu beredar di media sosial.
Berdasarkan laporan dari kepolisian di Manipur, korban merupakan bagian dari etnis Kuki. Sementara itu, tersangka pemerkosaan berasal dari suku Meitei.
Mereka diperkosa di rumah masing-masing di Konung Manang, wilayah dengan mayoritas penduduk suku Meitei.
Sejauh ini, lima orang yang terkait insiden tersebut sudah ditangkap. Polisi baru mengetahui masalah tersebut usai video viral.
Konflik antara suku Meitei dan Kuki meletus usai Pengadilan Tinggi Manipur merekomendasikan untuk memasukkan komunitas Meitei ke daftar Suku Terjadwal (ST). Langkah ini membuat mereka memiliki keistimewaan lebih banyak ketimbang Kuki.
Menurut Associated Press, suku Meitei bisa membeli tanah di wilayah perbukitan yang sebagian besar dihuni Kuki, mendapat akses pendidikan, serta jaminan pekerjaan di pemerintahan.
Imbas konflik itu, sekitar 130 orang dilaporkan tewas sejak Mei.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2271 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan