Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Heboh Vandalisme Tulisan 'Depok' di Gua Hira Arab Saudi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah potongan video yang merekam perjalanan menuju puncak Gua Hira, Arab Saudi viral di media sosial, lantaran merekam bebatuan bertuliskan Depok dan beberapa nama yang umum digunakan di Indonesia.
Rekaman tersebut bagian dari video yang diunggah Husein Ja'far Al Haidar atau biasa disapa Habib Ja'far di kanal YouTube Jeda Nulis dengan judul "Why Depok di Gua Hira" pada Jumat (21/7).
Dalam video itu, Habib menceritakan Gua Hira menjadi tempat pertama Nabi Muhammad menerima wahyu. Ia juga menceritakan proses mendaki Gua Hira yang menurutnya terjal.
Namun proses perjalanan yang seharusnya mengandung nilai-nilai spiritual, justru terganggu karena sampah dan vandalisme.
"Di antara yang saya sayangkan di bebatuan jalur pendakian Gua Hira adalah vandalisme, orang corat-coret enggak jelas," kata Ja'far di rekaman video tersebut.
Ia kemudian berujar, "Dan beberapa pelaku vandalisme jelas itu orang Indonesia, karena lihat tuh, namanya Rojali, Andriyani, Miftah, dan Depok dong."
Dalam video itu, Ja'far juga memperlihatkan sampah berupa botol air mineral dan minuman kaleng di sepanjang trek Gua Hira.
Ia menyayangkan pihak-pihak yang membuang sampah sembarangan dan melakukan praktik vandalisme di sepanjang trek menuju puncak Gua Hira.
"Kita tidak mengindahkan hal-hal sederhana dari nilai-nilai Islam, apalagi spiritualitas, yaitu menjaga kebersihan. Ini penuh paradoks, anomali."
Menanggapi video tersebut, Wali Kota Depok M Idris memberikan komentar.
"Saya belum tahu, seharusnya enggak layak lah ya. Enggak layak membuat hal-hal seperti itu, apalagi mengatasnamakan satu kota," ujar Idris kepada wartawan di Balai Kota Depok pekan lalu, seperti dikutip dari Detik.
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Eko Hartono, mengaku menyayangkan aksi seperti itu dilakukan di tempat yang sakral.
"Sangat disayangkan bahwa di tempat yang semestinya kita jaga kebersihan dan kerapiannya seperti Gua Hira ini, orang-orang termasuk dari Indonesia tidak bisa menjaga tangannya," kata Eko kepada CNNIndonesia.com.
Dia mengatakan KJRI Jeddah terus mengimbau masyarakat Indonesia untuk menaati ketentuan setempat, termasuk menjaga kebersihan dan kerapian tempat-tempat seperti Gua Hira.
Gua Hira atau Jabal Nur berada di jalur jalan Thaif (Sael), sekitar 4 km dari Masjidil Haram.
Di bukit tersebut, Nabi Muhammad menerima wahyu pertama "Iqra" (bacalah) yang disampaikan Malaikat Jibril. Situs ini juga menjadi tempat Nabi menyendiri sebelum diangkat jadi rasul.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2266 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan