Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Heboh Vandalisme Tulisan 'Depok' di Gua Hira Arab Saudi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah potongan video yang merekam perjalanan menuju puncak Gua Hira, Arab Saudi viral di media sosial, lantaran merekam bebatuan bertuliskan Depok dan beberapa nama yang umum digunakan di Indonesia.
Rekaman tersebut bagian dari video yang diunggah Husein Ja'far Al Haidar atau biasa disapa Habib Ja'far di kanal YouTube Jeda Nulis dengan judul "Why Depok di Gua Hira" pada Jumat (21/7).
Dalam video itu, Habib menceritakan Gua Hira menjadi tempat pertama Nabi Muhammad menerima wahyu. Ia juga menceritakan proses mendaki Gua Hira yang menurutnya terjal.
Namun proses perjalanan yang seharusnya mengandung nilai-nilai spiritual, justru terganggu karena sampah dan vandalisme.
"Di antara yang saya sayangkan di bebatuan jalur pendakian Gua Hira adalah vandalisme, orang corat-coret enggak jelas," kata Ja'far di rekaman video tersebut.
Ia kemudian berujar, "Dan beberapa pelaku vandalisme jelas itu orang Indonesia, karena lihat tuh, namanya Rojali, Andriyani, Miftah, dan Depok dong."
Dalam video itu, Ja'far juga memperlihatkan sampah berupa botol air mineral dan minuman kaleng di sepanjang trek Gua Hira.
Ia menyayangkan pihak-pihak yang membuang sampah sembarangan dan melakukan praktik vandalisme di sepanjang trek menuju puncak Gua Hira.
"Kita tidak mengindahkan hal-hal sederhana dari nilai-nilai Islam, apalagi spiritualitas, yaitu menjaga kebersihan. Ini penuh paradoks, anomali."
Menanggapi video tersebut, Wali Kota Depok M Idris memberikan komentar.
"Saya belum tahu, seharusnya enggak layak lah ya. Enggak layak membuat hal-hal seperti itu, apalagi mengatasnamakan satu kota," ujar Idris kepada wartawan di Balai Kota Depok pekan lalu, seperti dikutip dari Detik.
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Eko Hartono, mengaku menyayangkan aksi seperti itu dilakukan di tempat yang sakral.
"Sangat disayangkan bahwa di tempat yang semestinya kita jaga kebersihan dan kerapiannya seperti Gua Hira ini, orang-orang termasuk dari Indonesia tidak bisa menjaga tangannya," kata Eko kepada CNNIndonesia.com.
Dia mengatakan KJRI Jeddah terus mengimbau masyarakat Indonesia untuk menaati ketentuan setempat, termasuk menjaga kebersihan dan kerapian tempat-tempat seperti Gua Hira.
Gua Hira atau Jabal Nur berada di jalur jalan Thaif (Sael), sekitar 4 km dari Masjidil Haram.
Di bukit tersebut, Nabi Muhammad menerima wahyu pertama "Iqra" (bacalah) yang disampaikan Malaikat Jibril. Situs ini juga menjadi tempat Nabi menyendiri sebelum diangkat jadi rasul.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun