Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Galungan, Volume Sampah di Tabanan Menumpuk 15 Persen
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pada momen Hari Raya Galungan jumlah sampah di Tabanan meningkat sekitar 15 persen. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan I Gusti Putu Ekayana pada Jumat (4/8) menyebutkan, volume sampah mengalami peningkatan sejak Selasa atau hari Penampahan.
"Peningkatannya sekitar 15 persen, ini kami lihat dari jumlah sampah yang masuk ke TPA Mandung yang mencapai 115 ton sampai dengan 120 ton per hari sejak hari Selasa (1/8) lalu," ujarnya.
Jenis sampah yang meningkat selama perayaan hari Raya dijelaskan Ekayana ada dua jenis, yakni sampah hari raya, seperti sampah sisa banten, penjor dan lain sebagainya, termasuk sampah rumah tangga, selanjutnya adalah sampah pasar.
Untuk sampah pasar ini peningkatannya terjadi pada hari Selasa (1/8) dan Kamis (3/8). Sedangkan pada hari Raya Galungan Rabu (2/8), volume sampah pasar justru menurun dan sampah hari raya, termasuk sampah rumah tangga yang jumlahnya meningkat.
Kawasan yang mengalami peningkatan volume sampah, disebutkan Ekayana terjadi di Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kediri. "Namun secara umum, peningkatan produksi sampah di seluruh Kabupaten Tabanan terjadi hampir di semua kecamatan termasuk di daerah pedesaan. Hal ini karena perayaan hari raya sebagian besar terpusat di kawasan pedesaan," lanjutnya.
Peningkatan sampah pada Hari Raya Galungan ini, menurut Ekayana sudah diprediksi sebelumnya. Sehingga perencanaan untuk jadwal pengangkutan dilakukan dengan pengaturan shif kerja petugas.
"Berdasarkan pengaturan ini, petugas yang bekerja di hari Raya Galungan, dikatakan Ekayana tetap bisa melakukan persembahyangan dan tetap bisa bekerja jika mereka memiliki jadwal kerja pada hari Galungan," ungkapnya.
Untuk prioritas pengangkutan, Ekayana menyebutkan memang ada beberapa kawasan yang menjadi prioritas, khususnya di beberapa ruas jalan tertentu yang selama ini rawan terjadi penumpukan sampah, khususnya di titik-titik yang padat penduduk.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan