Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Galungan, Volume Sampah di Tabanan Menumpuk 15 Persen
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pada momen Hari Raya Galungan jumlah sampah di Tabanan meningkat sekitar 15 persen. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan I Gusti Putu Ekayana pada Jumat (4/8) menyebutkan, volume sampah mengalami peningkatan sejak Selasa atau hari Penampahan.
"Peningkatannya sekitar 15 persen, ini kami lihat dari jumlah sampah yang masuk ke TPA Mandung yang mencapai 115 ton sampai dengan 120 ton per hari sejak hari Selasa (1/8) lalu," ujarnya.
Jenis sampah yang meningkat selama perayaan hari Raya dijelaskan Ekayana ada dua jenis, yakni sampah hari raya, seperti sampah sisa banten, penjor dan lain sebagainya, termasuk sampah rumah tangga, selanjutnya adalah sampah pasar.
Untuk sampah pasar ini peningkatannya terjadi pada hari Selasa (1/8) dan Kamis (3/8). Sedangkan pada hari Raya Galungan Rabu (2/8), volume sampah pasar justru menurun dan sampah hari raya, termasuk sampah rumah tangga yang jumlahnya meningkat.
Kawasan yang mengalami peningkatan volume sampah, disebutkan Ekayana terjadi di Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kediri. "Namun secara umum, peningkatan produksi sampah di seluruh Kabupaten Tabanan terjadi hampir di semua kecamatan termasuk di daerah pedesaan. Hal ini karena perayaan hari raya sebagian besar terpusat di kawasan pedesaan," lanjutnya.
Peningkatan sampah pada Hari Raya Galungan ini, menurut Ekayana sudah diprediksi sebelumnya. Sehingga perencanaan untuk jadwal pengangkutan dilakukan dengan pengaturan shif kerja petugas.
"Berdasarkan pengaturan ini, petugas yang bekerja di hari Raya Galungan, dikatakan Ekayana tetap bisa melakukan persembahyangan dan tetap bisa bekerja jika mereka memiliki jadwal kerja pada hari Galungan," ungkapnya.
Untuk prioritas pengangkutan, Ekayana menyebutkan memang ada beberapa kawasan yang menjadi prioritas, khususnya di beberapa ruas jalan tertentu yang selama ini rawan terjadi penumpukan sampah, khususnya di titik-titik yang padat penduduk.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun