Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tak Boleh Lengah, Petugas Gabungan di Gianyar Sisir Sapi Belum Divaksin
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Petugas gabungan tidak lengah dalam menghadapi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas melakukan door to door masuk kandang sapi untuk mencari sapi yang belum divaksin PMK.
Vaksin PMK berlangsung di Desa Sumita, Kecamatan Gianyar dipimpin oleh Kepala Puskeswan drh. Arya Dharma bersama 8 personel serta Babinsa Sumita Koptu I Made Juliarta beserta Kadus Banjar Melayang.
"Dalam pelaksanaan vaksin hewan sapi di wilayah Desa Sumita yang dilakukan oleh UPTD Puskeswan Gianyar di bagi menjadi dua team untuk memudahkan atau mencari ternak sapi yang belum divaksin," ujar Arya Dharma.
Dengan pembagian tim, maka memudahkan pelaksanaan vaksin sapi. "Karena kandang sapi milik masyarakat tersebut berada tersebar di wilayah Desa Sumita," jelas dia.
Babinsa Made Juliarta menambahkan pelaksanaan vaksin dilakukannya secara dor to dor mendatangi kandang sapi milik peternak bersama Kelihan Dinas di masing-masing banjar.
"Ketika sampai di kandang, dilakukan kegiatan vaksinasi terhadap hewan sapi," jelasnya.
Total sapi di desa Sumita yang memenuhi syarat untuk di vaksinasi mencapai 30 ekor. "Tujuannya untuk mencegah penularan virus PMK dengan tujuan meningkatkan antibodi pada ternak sapi serta menekan penyebaran Virus PMK," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan