Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Lantik PPPK Formasi 2022, Lihadnyana Tekankan Pentingnya Etika dan Integritas ASN
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana melantik dan mengambil sumpah 876 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022. Jumlah tersebut terdiri dari 803 orang PPPK guru dan 73 orang PPPK teknis.
Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan di Gedung Kesenian Gede Manik Singaraja, Jumat (18/8). Kegiatan ini dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gede Suyasa yang juga selaku Ketua Panitia Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Buleleng dan pimpinan perangkat daerah lainnya.
Dalam arahannya, Lihadnyana kembali menekankan pentingnya etika dan integritas dari seorang ASN. Oleh karena itu, ASN perlu memiliki kompetensi sosio kultural. Kompetensi sosio kultural terkait dengan karakter dari seorang ASN. Tidak hanya menguasai kompetensi teknis dan kompetensi manajerial. Sosio kultural menjadi aspek yang penting.
“Dengan menguasai kompetensi sosio kultural, karakter, integritas dan etika dari ASN bisa terjaga,” jelasnya.
ASN wajib mentaati aturan-aturan kepegawaian. Wajib juga ASN untuk menjunjung tinggi integritas. Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) menjadi pedoman bagi ASN dalam melangkah dan melaksanakan tugas. Oleh karena itu, apabila ada hal yang ingin disampaikan, gunakan jalur-jalur resmi kepegawaian.
“Sesuai dengan norma yang berlaku. Jangan sampai dikeluhkan melalui jalur-jalur yang tidak memiliki wewenang untuk melakukan itu,” ujar Lihadnyana.
Sementara itu, Gede Suyasa selaku Ketua Panitia Pengadaan ASN Buleleng menyebutkan seleksi pengadaan ASN formasi tahun 2022 dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Untuk PPPK guru menggunakan metode observasi dan PPPK teknis menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan memperebutkan 843 formasi jabatan PPPK guru dan 141 formasi jabatan PPPK teknis.
”Dari jumlah formasi tersebut, sejumlah 803 orang calon PPPK guru dan 73 orang calon PPPK teknis telah dinyatakan lulus seleksi observasi dan seleksi kompetensi untuk kemudian berhak dilakukan pengusulan nomor induk PPPK,” sebutnya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng ini menambahkan pada tahun 2022, sejumlah 40 formasi PPPK guru dinyatakan tidak terisi yang dikarenakan adanya dua orang pelamar mengundurkan diri dan 38 formasi jabatan tidak ada pelamar.
Untuk PPPK teknis, sejumlah 68 formasi tidak terisi dikarenakan tidak adanya pelamar yang lolos ambanag batas maupun tidak ada pelamar yang memenuhi persyaratan kualifikasi jabatan.
"Persetujuan teknis nomor induk PPPK guru dan teknis yang telah dikeluarkan oleh Kantor Regional (Kanreg) X BKN Denpasar sejumlah 876 dan telah diterbitkan dengan Surat Keputusan Bupati Buleleng yang akan diterima oleh PPPK,” imbuh Suyasa.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan