Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
BPBD Karangasem Baru Terima Satu Permohonan Bantuan Air Bersih
Puncak Kemarau di September
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Menjelang puncak musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi pada bulan September mendatang, sejumlah wilayah di Karangasem diperkirakan masih akan mengalami krisis air bersih.
Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa dikonfirmasi, Rabu (23/8/2023) menyebutkan, wilayah Kabupaten Karangasem yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih dampak musim kemarau seperti beberapa Desa di wilayah di Kecamatan Kubu, Karangasem, Abang hingga beberapa Desa di Kecamatan Bebandem.
Baca juga:
Warga Sarikuning Tukadaya Bertahun-tahun Kesulitan Air Bersih, Bupati Tamba Beri Bantuan Sumur Bor
“September sudah puncak Kemarau di Karangasem. Sejauh ini baru ada 1 permintaan yang masuk ke BPBD Karangasem dari Desa Ban, kemarin juga infonya ada permintaan bantuan air bersih ke PMI dari Seraya timur,“ kata Arimbawa.
Meski masih ada potensi wilayah yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau ini, namun menurut Arimbawa permintaan bantuan air besih diperkirakan tidak seperti musim kemarau sebelum–sebelumnya. Hal ini dikarenakan beberapa dusun dan desa di wilayah Kubu telah menerima program pamsimas dari pemerintah pusat melalui Dinas PUPR ditambah sebelumnya curah hujan turun cukup tinggi sehingga sebagian cubang dan bak penampungan masih terisi air.
Biasanya, sebelum adanya program Pamsimas dan curah hujan yang tinggi, permintaan bantuan pasokan air besih sudah masuk ke BPBD Karangasem sejak pertengahan bulan Maret, namun kali ini sudah mendekati September baru ada satu permintaan yang masuk.
“Walaupun seperti itu, kita tetap sudah melakukan rapat kordinasi untuk mengantisipasi musim kemarau ini, baik melibatkan lintas OPD seperti Dinas Sosial, PMI, PUPR, BPBD Provinsi juga berkordinasi dengan pihak suasta jika misalnya kedepan permintaan air bersih meniungkat,” tandas Arimbawa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan