Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kokain Diprediksi Jadi Sumber Cuan Utama Kolombia Salip Minyak Bumi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kokain diprediksi menjadi ekspor utama Kolombia dan menyalip komoditas yang selama ini menjadi andalan negara Amerika Latin itu, minyak.
Produksi kokain akhir-akhir ini mencapai rekor tertinggi. Dengan demikian, komoditas tersebut bisa mengganti minyak sebagai ekspor utama, demikian menurut laporan media lokal Kolombia, Le Republica.
Pakar ekonomi Bloomberg Felipe Hernandez menyebut penghasilan Kokain tak jauh dari minyak.
Ekspor minyak menurun 30 persen di semester pertama tahun ini. Sementara itu, tren perdagangan kokain terus meningkat.
Pada 2022 lalu, Kolombia mengantongi US$19,1 miliar atau sekitar Rp293 triliun dari hasil perdagangan minyak. Sementara itu, perkiraan pendapat kokain mencapai 18,2 miliar atau sekitar Rp279 triliun.
Di tahun itu pula, produksi kokain mencapai 1.738 ton dan luas lahan yang ditanami koka mencapai 230.000 hektar. Angka ini meningkat 13 persen dibanding pada 2021.
Sejumlah pihak menduga kemerosotan ekspor minyak karena kebijakan yang keliru anti-narkoba dari Presiden Kolombia Gustavo Petro.
Baca juga:
PM Jepang Ungkap Bersedia Temui Kim Jong-un
Petro mengatakan akan menindak gembong narkoba yang banyak mengambil untung dari perdagangan kokain. Lebih lanjut, ia menerangkan langkah tersebut akan fokus pada dialog dengan kelompok utama penyelundup narkoba di Kolombia..
Namun sejauh ini kebijakan tersebut tidak hanya gagal, tetapi juga memfasilitasi peningkatan produksi kokain.
Saat hadir di acara konferensi negara Amerika Latin dan Karibia, Pedro mengakui pendekatan dia terhadap kebijakan anti-narkoba telah gagal.
Dia juga menyinggung negara-negara konsumen harus berusaha mengurangi permintaan dan menyalahkan Amerika Serikat, Uni Eropa, dan PBB.
"Kami takut untuk mengatakan bahwa Anda, yang merupakan pengguna narkoba terbanyak, salah," ungkap dia, dikutip dari VOZ.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan