Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Gerindra Jatim: Khofifah Kandidat Ketua Timses Prabowo di Pilpres 2024
beritabali.com/cnnindonesia.com/Gerindra Jatim: Khofifah Kandidat Ketua Timses Prabowo di Pilpres 2024
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa termasuk salah satu kandidat Ketua Tim Pemenangan bakal calon presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu diungkap oleh Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad. Ia mengatakan Khofifah memang sudah didekati pihaknya sejak lama.
"Sudah sejak lama, Bu Khofifah dianggap sebagai figur yang penting untuk kemenangan Pak Prabowo," kata Sadad saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (23/9).
Sadad menjelaskan beberapa momen pertemuan Khofifah bersama Prabowo serta Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di beberapa kesempatan.
Momen pertama terjadi saat Prabowo bersilaturahmi dengan Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sehari setelah Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah pada 3 Mei 2022.
Pertemuan Khofifah dengan Prabowo berikutnya, terjadi di restoran de Soematra, Gubeng, Surabaya. Keduanya bicara empat mata selama kurang lebih 90 menit, Senin (13/2) malam.
Sementara itu, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani disebut lebih intens menemui Khofifah. Terakhir pertemuan keduanya sempat terjadi di Sriwijaya Room Hotel Sheraton, Surabaya, secara tertutup Senin (3/4) lalu.
Saat itu, kencang diberitakan Prabowo dan Gerindra memang menginginkan Khofifah mendampinginya sebagai bakal cawapres.
"Memang dari sejak kedatangan Pak Muzani tahun lalu, Pak Prabowo datang ke Grahadi riyayan (lebaran) dua lebaran yang lalu, memang arahnya menuju kesana [meminta Khofiah jadi Ketua Timses], tapi memang sampai hari ini kan belum ada kepastian," ucapnya.
Sadad mengatakan, Khofifah dipilih karena dia memiliki kekuatan elektoral yang besar. Ia juga merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU.
"Kalau memang kami tidak menghitung kekuatan Bu Khofiah secara elektoral, secara basis dukungan, enggak mungkin [enggak diperhitungkan]. Berapakali coba dihitung Pak Muzani [menemui Khofifah], Pak Prabowo dua kali," ujarnya.
Selain Khofifah, Sadad tak mengungkap tokoh lain yang berpotensi akan memimpin Tim Penengan Prabowo nantinya. Siapapun yang dipilih, ia akan patuh pada keputusan ketua umumnya.
"Tapi siapapun yang nanti akan dipilih Pak Prabowo, kami semua kader partai, struktur, DPD, DPC sampai akar rumput semuanya samina wa athona pada keputusan politik yang diambil oleh ketua umum," pungkasnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan