Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
AS Diam-Diam Gelontorkan Lebih Banyak Amunisi dan Rudal ke Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat diam-diam telah menggenjot jumlah bantuan militer ke Israel.
Berdasar daftar internal Departemen Pertahanan, Pentagon mengirim lebih banyak amunisi dan rudal.
AS dilaporkan mengirimkan lebih banyak rudal dengan pemandu laser untuk helikopter Apache, peluru 155 mm, perangkat night-vision, amunisi penghancur bunker dan kendaraan militer baru.
Selain itu, jangkauan pipa senjata Israel ditambah melampaui Iron Dome dan bom pintar Boeing Co.. Kemudian senjata yang dicari Israel tercantum dalam dokumen berlabel permintaan "Pemimpin Senior Israel" bertanggal akhir Oktober dan beredar di Pentagon.
Senjata telah dikirim atau sedang diupayakan penyediaannya dari stok di AS dan Eropa. Akhir Oktober, misal, ada 36 ribu butir amunisi meriam 30mm, 1.800 amunisi penghancur bunker M141 yang diminta, dan setidaknya 3.500 perangkat night vision sudah dikirim.
Juru bicara Pentagon enggan membahas spesifik tapi Departemen Pertahanan mengatakan bahwa mereka "memanfaatkan beberapa cara - mulai dari stok internal hingga saluran industri AS - untuk memastikan Israel memiliki sarana untuk mempertahankan diri".
"Bantuan keamanan ini terus berdatangan hampir setiap hari," demikian yang tertulis dalam pernyataan Departemen Pertahanan seperti dilaporkan Bloomberg.
Tuai kritik
Pengiriman peluru dan amunisi lain menuai kritik dari organisasi non-pemerintah. Menurut mereka, pasokan AS telah memungkinkan Israel untuk melanjutkan aksi pengeboman.
Dalam sebuah surat pada Senin (13/11), lebih dari 30 organisasi bantuan menulis desakan pada Menteri Pertahanan Lloyd Austin untuk tidak mengirimkan peluru kaliber 155mm secara khusus.
Menurut mereka, Gaza merupakan salah satu tempat dengan penduduk terpadat dunia. Penggunaan peluru artileri 155mm sering mendarat 25 meter dari sasaran yang dituju dan tidak pandang bulu.
"Amunisi ini tidak terarah dan memiliki radius kesalahan yang tinggi," kata mereka.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan