Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Biden Tulis Dua Surat Berbeda ke Pendukung Israel dan Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menulis dua surat dengan isi pesan yang berbeda mengenai perang Israel dengan milisi di Palestina, Hamas di Gaza.
Dikutip dari Aljazeera, satu surat yang ditulis Biden ditujukan untuk kelompok pendukung Israel. Surat itu berisi komitmen Biden membantu Israel berperang melawan Hamas yang disebutnya sebagai teroris. Serta janji Biden membebaskan warga yang masih dalam tawanan Hamas.
Sementara satu surat lainnya kepada kelompok pro Palestina berbicara tentang upaya pemerintah AS untuk melindungi warga sipil di Jalur Gaza.
"Amerika Serikat mendukung Israel. Kami akan terus memastikan bahwa Israel memiliki apa yang dibutuhkan untuk mempertahankan diri melawan terorisme sesuai dengan hukum kemanusiaan internasional," demikian salah satu penggalan surat kepada kelompok pro Israel, dikutip Aljazeera dari NBC.
Sementara itu, dalam surat lainnya, Biden mengatakan AS akan fokus memberikan bantuan ke Palestina. Biden tak menyebutkan Holocaust atau dukungan AS terhadap Israel sebagaimana ia tulis dalam surat kepada kelompok pro Israel.
"Kami berduka atas banyaknya warga Palestina tak berdosa yang terbunuh," demikian surat kedua Biden tertanggal 8 November.
Biden menyampaikan pemerintah AS menjalin kerja sama dengan mitra-mitranya untuk memastikan bahwa bantuan untuk Palestina dapat segera menjangkau warga Palestina yang tidak bersalah di Gaza.
"Dan menekankan bahwa Amerika Serikat dengan tegas mendukung perlindungan warga sipil selama masa krisis," ujarnya.
NBC News menilai tidak lazim bagi Gedung Putih untuk membuat versi surat yang berbeda mengenai topik yang sama dengan penekanan yang sangat berbeda.
NBC menambahkan bahwa tindakan tersebut mencerminkan upaya Biden menyiasati perbedaan dalam koalisinya yang terbelah ke dalam kelompok pro Israel dan Palestina pada masa menjelang pemilu.
Dalam sebuah opini yang diterbitkan pada hari Sabtu (18/11) di Washington Post, Biden menulis bahwa Gaza dan Tepi Barat yang diduduki harus dipersatukan kembali di bawah satu struktur pemerintahan yakni sebuah Otoritas Palestina yang telah direvitalisasi.
"Gaza tidak boleh lagi dijadikan platform terorisme. Tidak boleh ada pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, tidak boleh ada pendudukan kembali, tidak boleh ada pengepungan atau blokade, dan tidak boleh ada pengurangan wilayah," kata Biden.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan