Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
PM Saudi Pangeran MbS Serukan Dunia Boikot Senjata ke Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri sekaligus Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) menyerukan boikot senjata Israel menyusul agresinya ke Palestina yang masih berlangsung.
Seruan itu muncul saat MbS, pemimpin de facto Saudi, hadir secara virtual konferensi tingkat tinggi (KTT) luar biasa BRICS pada Selasa (21/11).
"[Saya] mendesak seluruh negara untuk berhenti mengekspor senjata ke Israel," demikian laporan Saudi Gazette mengutip pernyataan MbS.
Dikutip Saudi Gazette, MbS juga mengatakan bencana kemanusiaan di Gaza semakin hari semakin parah, dan solusi tegas harus diimplementasikan. Selain itu, dia mendesak penghentian segera operasi militer.
Putra Mahkota Saudi ini juga menyerukan pembentukan koridor kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada warga sipil di Gaza.
MbS lalu menegaskan Saudi konsisten terhadap pendirian mereka dan mendukung penuh solusi dua negara.
"Tak ada cara untuk mencapai keamanan dan stabilitas di Palestina kecuali melalui penerapan keputusan internasional terkait solusi dua negara, "ungkap dia, dikutip Middle East Monitor (MEMO).
Israel meluncurkan agresi ke Palestina sejak 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang untuk melawan milisi Hamas.
Sepanjang operasi ini, mereka menyerang warga dan objek sipil termasuk rumah sakit.
Imbas gempuran Israel, lebih dari 14.000 orang di Palestina meninggal.
Komunitas internasional berulang kali menyerukan gencatan senjata. Lalu pada Selasa malam, Israel dan Hamas sepakat gencatan senjata empat hari.
Qatar menjadi mediator dalam kesepakatan gencatan senjata ini. Upaya mediasi tersebut juga dibantu Mesir dan Amerika Serikat.
Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut kesepakatan itu mencakup pertukaran sandera di Israel dan Gaza.
Dari Gaza, sebanyak 50 sandera perempuan dan anak-anak Israel akan dibebaskan, sementara sejumlah perempuan dan anak-anak Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel juga akan dilepas.
Di kesepakatan itu juga memuat kemungkinan konvoi bantuan kemanusiaan termasuk bahan bakar dalam jumlah besar ke Gaza.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun