Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
PM Saudi Pangeran MbS Serukan Dunia Boikot Senjata ke Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri sekaligus Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) menyerukan boikot senjata Israel menyusul agresinya ke Palestina yang masih berlangsung.
Seruan itu muncul saat MbS, pemimpin de facto Saudi, hadir secara virtual konferensi tingkat tinggi (KTT) luar biasa BRICS pada Selasa (21/11).
"[Saya] mendesak seluruh negara untuk berhenti mengekspor senjata ke Israel," demikian laporan Saudi Gazette mengutip pernyataan MbS.
Dikutip Saudi Gazette, MbS juga mengatakan bencana kemanusiaan di Gaza semakin hari semakin parah, dan solusi tegas harus diimplementasikan. Selain itu, dia mendesak penghentian segera operasi militer.
Putra Mahkota Saudi ini juga menyerukan pembentukan koridor kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada warga sipil di Gaza.
MbS lalu menegaskan Saudi konsisten terhadap pendirian mereka dan mendukung penuh solusi dua negara.
"Tak ada cara untuk mencapai keamanan dan stabilitas di Palestina kecuali melalui penerapan keputusan internasional terkait solusi dua negara, "ungkap dia, dikutip Middle East Monitor (MEMO).
Israel meluncurkan agresi ke Palestina sejak 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang untuk melawan milisi Hamas.
Sepanjang operasi ini, mereka menyerang warga dan objek sipil termasuk rumah sakit.
Imbas gempuran Israel, lebih dari 14.000 orang di Palestina meninggal.
Komunitas internasional berulang kali menyerukan gencatan senjata. Lalu pada Selasa malam, Israel dan Hamas sepakat gencatan senjata empat hari.
Qatar menjadi mediator dalam kesepakatan gencatan senjata ini. Upaya mediasi tersebut juga dibantu Mesir dan Amerika Serikat.
Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut kesepakatan itu mencakup pertukaran sandera di Israel dan Gaza.
Dari Gaza, sebanyak 50 sandera perempuan dan anak-anak Israel akan dibebaskan, sementara sejumlah perempuan dan anak-anak Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel juga akan dilepas.
Di kesepakatan itu juga memuat kemungkinan konvoi bantuan kemanusiaan termasuk bahan bakar dalam jumlah besar ke Gaza.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2621 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2278 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan