Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Baru 17 Desa Adat di Karangasem Miliki Perarem Narkotika
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Perarem Desa Adat dipandang cukup efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Karangasem, namun sejauh ini baru sedikit Desa Adat yang membuat perarem tersebut.
Dari 190 Desa Adat yang ada di Kabupaten Karangasem, hingga akhir tahun 2023 ini baru sekitar 17 Desa Adat yang membuat dan memiliki perarem untuk mencegah peredaran narkotika di wilayahnya masing - masing.
"Keberadaan perarem ini cukup efektif untuk mencegah peredaran narkotika, buktinya di wilayah Desa Adat yang telah memiliki perarem sejauh ini tidak ada penyalahguna narkotika yang terjerat," kata Kepala BNNK Karangasem, AKBP. Try Kuncoro, Rabu (27/12/2023).
Untuk diketahui, Desa Adat di Karangasem yang sudah memiliki perarem tersebar di beberapa Kecamatan, diantaranya satu Desa Adat di Kecamatan Kubu. 2 Desa Adat di Kecamatan Abang, Kecamatan Manggis 4 Desa Adat, Kecamatan Selat 2 Desa Adat, Kecamatan Rendang 1 Desa Adat, Kecamatan Sidemen 1 Desa Adat dan Kecamatan Karangasem 5 Desa Adat.
Kuncoro berharap Desa Adat yang lain di Kabupaten Karangasem bisa menyusul untuk membuat perarem untuk mengantisipasi peredaran narkotika di Kabupaten Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2828 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun