Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
BNNK Badung Endus Modus Baru Transaksi Sindikat Narkoba Lewat Instagram
BERITABALI.COM, BADUNG.
Para sindikat narkoba tidak pernah berhenti mencari terobosan baru untuk menjual narkoba kepada pelanggannya. Mereka acap menggunakan kecanggihan teknologi untuk memasarkan barang haram tersebut, seperti pengunaan akun media sosial (medsos).
Jika sebelumnya para pengedar jual beli narkoba melalui WhatsApp, kini mereka terang-terangan menggunakan aplikasi Instagram. Aplikasi ini dianggap banyak peminatnya.
"Ya, kini para sindikat narkoba menggunakan aplikasi Instagram," beber Kepala BNNK Badung AKBP Anak Agung Gde Mudita SH saat rilis pengungkapan akhir tahun, pada Rabu 27 Desember 2023.
Diakuinya, modus operandi para pelaku sindikat narkoba sangat cepat berkembang, seiring kemajuan teknologi. Pemanfaatan teknologi tersebut dilakukan untuk menghindari pantauan atau pengawasan dari aparat kepolisian hingga petugas BNN.
"Modus mereka sangat cepat berkembang. Sehingga Polisi dan BNN juga berlomba-lomba melakukan pencegahan dan antisipasi," terang AKBP Mudita.
Salah satu akun instagram yang diungkap dan sudah dihapus oleh BNNK Badung adalah @lion_dewata. Akun ini menawarkan sejumlah narkoba dari mulai ganja kering, sabu, ekstasi hingga tembakau gorilla.
Tercatat, akun ini memiliki pengikut 1.025 orang. Akun ini tidak sembarang mengikuti atau follower seseorang, harus selektif. Sebelum diterima untuk menjadi follower terlebih dahulu mereka melacak apakah orang tersebut benar-benar pemakai narkoba atau tidak.
Misalnya kalau pernah foto dengan polisi atau memakai baju aparat otomatis permintaanya ditolak. Pun bila ada penawaran, akun ini bisa dihubungi melalui DM (Direct Massage, red).
"Disanalah (DM) mereka transaksi. Kami sempat mengejar pengendalinya sampai ke Malang, Jawa Timur. Dari pengungkapan kasus terakhir inilah dapat ungkap dari Instagram dan menangkap pelakunya di wilayah Badung," terangnya.
Modus yang digunakan para sindikat melalui Instagram sangat unik. Yakni menempel narkoba di beberapa titik tertentu, lalu difoto dan dikirim kepada pengendalinya.
"Sehingga pengendali yang menjadi admin memosting di IG untuk menawarkan kepada follower yang ada. Kami masih mendalami kasus ini," tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan