Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Houthi Makin Terang-terangan Serang Kota Pelabuhan Israel Pakai Drone
beritabali.com/cnnindonesia.com/Houthi Makin Terang-terangan Serang Kota Pelabuhan Israel Pakai Drone
BERITABALI.COM, DUNIA.
Milisi Yaman, Houthi, mengaku melancarkan serangan pesawat tak berawak yang menargetkan kota pelabuhan Israel Eilat, serta kapal komersial di Laut Merah.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan kelompok itu melakukan serangan drone di Eilat dan "daerah lain di Palestina yang diduduki Israel", demikian dilansir Al Jazeera.
Sarea juga menyebut kelompok itu meluncurkan rudal ke kapal MSC United di Laut Merah, usai kapal itu mengabaikan tiga seruan peringatan.
Perusahaan pelayaran MSC Mediteranian mengonfirmasi bahwa MSC United VIII, yang sedang dalam perjalanan dari pelabuhan King Abdullah di Arab Saudi ke Karachi di Pakistan, mengalami serangan.
Perusahaan itu kini tengah melakukan penyelidikan dan melaporkan kejadian itu kepada koalisi Angkatan Laut yang pimpinan Amerika Serikat di Laut Merah, yang dibentuk demi "mengeroyok" Houthi.
Pernyataan ini juga muncul beberapa jam usai Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UMKTO) juga menerima laporan tentang insiden yang melibatkan kapal di lepas pantai Yaman, terkena serangan drone.
UMKTO melaporkan insiden itu terjadi pada Selasa (26/12), sekitar 111 kilometer di luar pelabuhan Hodeidah Yaman.
"Sebuah kapal pelayaran komersial diserang oleh dua drone bunuh diri," kata koresponden Al Jazeera, Resul Serdar, yang melaporkan dari Djibouti seberang laut dari Yaman.
Insiden drone ini terjadi di tengah ketegangan tinggi di Laut Merah, usai Houthi menargetkan kapal-kapal di rute perdagangan Laut Merah, sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina di tengah agresi Israel.
Sebelumnya Amerika Serikat mengatakan Houthi telah melancarkan lebih dari 100 serangan drone dan rudal, menargetkan 10 kapal komersial yang memiliki hubungan dengan puluhan negara.
Pascarentetan kejadian itu, AS baru-baru ini mengumumkan koalisi keamanan untuk melindungi rute pelayaran komersial dari serangan Houthi dan melakukan patroli secara berkala.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan