Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
HP Rp25 Juta Milik Bule Inggris Dicopet Saat Dugem di Seminyak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pria asal Inggris berinisial SLG (23) mendatangi Polsek Kuta karena kehilangan HP merk iPhone 14 miliknya saat berada di salah satu tempat hiburan di Jalan Kayu Aya Seminyak, Kuta, pada Minggu 31 Desember 2023 sekira jam 01.30 WITA.
SLG menuturkan, saat kejadian ia bersama teman-temannya mendatangi tempat hiburan untuk minum sambil berdansa. Korban menyimpan HP ke dalam saku celananya. Namun, saat akan mengambil HP di saku rupanya sudah hilang dicopet. Sehingga, korban mengalami kerugian sebesar Rp25 juta dan melaporkanya ke Polsek Kuta.
Menurut Kapolsek Kuta AKP I Ketut Agus Pasek Sudina., S I.K., M.H., pihaknya melakukan penyelidikan di TKP, memeriksa keterangan saksi-saksi. Hingga pada Selasa 2 Januari 2024, diperoleh informasi bahwa pelaku berada di salah satu Hotel di Seminyak, Kuta.
Pelaku bernama Aryadi Putra asal Jakarta ini berhasil diamankan tanpa perlawanan. Ia mengakui telah mencopet ponsel korban karena tidak punya uang. Sedangkan uang hasil pencurian tersebut digunakan untuk keperluan sehari hari.
"Setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya," ucap Kapolsek.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun