Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
4 Orang Tewas Dalam Carok Maut di Bangkalan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Carok maut terjadi di Bumianyar, Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura pada Jumat (12/1) lalu.
Carok maut di Bangkalan viral di media sosial lewat video yang berdurasi 16 detik. Mengutip detik.com, terlihat sejumlah orang dalam video itu sedang beradu senjata tajam hingga menimbulkan suara dentingan.
Selain itu, terdengar teriakan dari orang-orang yang sedang carok tersebut. Di video lain, terlihat tubuh-tubuh yang diduga korban carok.
"Settong (satu), duwa' (dua), tello' (tiga), iyeh empa' se mateh (iya empat yang mati)," ujar suara pria dalam rekaman.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Seputro saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
"Iya benar," ujar Heru, Jumat (12/1).
Ia mengungkapkan carok itu melibatkan dua desa, yaitu Desa Bumi Anyar dan Desa Larangan, Kecamatan Tanjung Bumi.
"Sama-sama Tanjung Bumi, diduga pertarungan (warga) antara dua desa, Bumi Anyar dan Larangan. Untuk motifnya masih kami dalami," katanya.
Sementara itu Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya mengatakan motif carok maut adalah ketersinggungan pelaku terhadap korban.
Febri mengatakan saat itu salah satu pelaku berjalan hendak menuju ke acara tahlilan. Kemudian dua korban berboncengan motor memblayer saat melintas melewati korban.
Pelaku kemudian menegur korban, tapi korban tidak terima. Mereka menghentikan motor dan turun, lalu mendekati pelaku, kemudian terlibat cekcok sampai korban sempat memukul pelaku.
Pelaku sakit hati dan pulang mengajak saudaranya, lalu mengambil senjata tajam. Korban juga pulang mengambil senjata dan mengajak tiga orang lainnya.
Mereka lalu bertemu di TKP dan bertarung.
"Jadi motifnya ini diduga pelaku tersinggung pada korban," kata Febri, Sabtu (13/1).
Akibat kejadian tersebut empat orang tewas.
Mereka adalah; Matterdam, warga Desa Larangan Timur, Mattanjar, warga Desa Larangan Timur, Najehri, warga Desa Larangan Timur, Hafid, berdomisili di Desa Bumi Anyar.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun