Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pengeroyokan hingga Tewas di Sempidi, Polisi Olah TKP Sebelum Bekuk Para Pelaku
BERITABALI.COM, BADUNG.
Gerombolan pengendara motor (pemotor) yang melakukan pengeroyokan hingga menewaskan Adhi Putra Krismawan (23) asal Buleleng di daerah Sempidi-Dalung, tengah diselidiki Satuan Reskrim Polres Badung. Polisi langsung melakukan olah TKP guna membekuk para pelaku yang diperkirakan berjumlah 12 orang tersebut.
Dari olah TKP tersebut, Polisi menelusuri beberapa area sepanjang 50 meter ke sebelah timur dari lokasi jenazah korban awalnya ditemukan. Sebab, ada dugaan korban dikeroyok secara membabi buta oleh gerombolan pemotor.
Dalam penjelasanya ke awak media, Kasatreskrim Polres Badung AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura mengatakan pihaknya hingga kini masih menyelidiki TKP. Penyelidikan ini guna mengetahui sejauh mana kronologis kejadian.
"Masih kami dalami penyelidikan guna mengejar para pelaku," ujarnya didampingi Kasi Humas Iptu Ketut Sudana.
Ia mengatakan pria asal Singaraja, Buleleng itu meninggal akibat luka tusuk di bagian dada kanan. Meski begitu, pihaknya masih perlu memastikan penyebab kematian ini melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Termasuk autopsi terhadap jenazah yang kini berada di RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Dijelaskanya, untuk saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan pihak keluarga korban terkait autopsi tersebut.
"Kami akan mengirimkan permohonan permintaan autopsi ke rumah sakit," ujarnya.
Dijelaskannya, pihaknya juga sudah memintai keterangan saksi penilik kontrakkan toko yang melihat jasad korban telungkup di TKP. Saksi NK mengaku tidak mengetahui awal mula adanya pengeroyokan. Dia baru tahu setelah terbangun karena mendengar kerumunan warga di depan rumahnya.
Diberitakan, saksi warga bernama I Ngurah Cipta Arnawa menemukan jasad Adhi Putra Krismawan (23) dalam posisi telungkup bersimbah darah di depan Koperasi Konsumen Sedana Giri Ayung, Jalan Raya Sempidi-Dalung, Banjar Uma Gunung, Kelurahan Sempidi, Mengwi, pada Selasa 16 Januari 2024 sekitar pukul 00.30.
Diungkapkan, saksi Cipta diberitahu oleh seorang pemilik warung bernama Saefullah, 38, bahwa ada gerombolan anak muda sebanyak kurang lebih 12 orang mengendarai tujuh sepeda motor melintas sangat kencang di depan warungnya. Gerombolan pemotor itu berpencar di Persimpangan Traffic Light Kwanji.
Tak lama, saksi Saefullah mengetahui bahwa telah terjadi keributan di sebelah timur warungnya dan ada seorang pemuda ditemukan tewas penuh luka. Saksi tidak mengetahui secara detail ciri-ciri gerombolan pemotor yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban.
Kejadian ini pun viral dan pelaku diketahui berpakaian serba hitam mengendarai beberapa unit sepeda motor. Korban tewas dengan luka tusukan di bagian dada kanan kini dititipkan di kamar jenazah RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2564 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1948 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun