Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Simulasi Pencoblosan KPU Tabanan, Pemilih Manula Masih Kerepotan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan menggelar simulasi pencoblosan di Gedung Serbaguna, Banjar Penebel Kaja, Kecamatan Penebel pada Selasa (23/1) yang berlangsung sejak pagi.
Simulasi ini juga menggunakan semua surat suara yang akan dicoblos pada 14 Februari 2024 sebanyak lima lembar.
“Tujuan simulasinya adalah untuk melihat kesalahan yang terjadi dan akan dievaluasi,” ujar Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra.
Ia menyebutkan, simulasi di Penebel ini adalah kali kedua yang dilaksanakan. Sebelumnya, KPU Tabanan menggelar simulasi pencoblosan di TPS 001 Banjar Sandan Lebah, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan pada Senin, 25 Desember 2023.
Pada simulasi sebelumnya, terungkap satu pemilih rata-rata memerlukan waktu lima menit untuk mencoblos lima surat suara Pemilu 2024. Perkiraan waktu tersebut paling banyak terjadi pada pemilih manula.
Mereka rata-rata kerepotan dengan ukuran kertas surat suara yang relatif besar. Terkecuali surat suara pilpres yang relatif kecil. Suwitra menjelaskan, simulasi Pemilu 2024 itu salah satunya memang untuk mengetahui perkiraan waktu mencoblos.
“Sehingga tidak terulang kesalahan saat hari pemilihan nanti,” ujarnya.
Suwitra menyebutkan, pihaknya berencana kembali membuat simulasi untuk melakukan penyempurnaan pelaksanaan Pencoblosan Pemilu 2024.
“Nanti kami rancang, untuk waktu dan lokasi masih kami atur tempatnya,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2938 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun