Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kronologi 12 Pemetik Semangka di Jembrana Tersambar Petir, Tubuh Terasa Kaku
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak 12 pekerja pemetik semangka tersambar petir di areal persawahan Subak Kawis, Desa Budeng, Kecamatan Jembrana sekitar pukul 15.00 WITA.
Adapun seorang korban meninggal dunia, satu orang kritis, dua orang luka berat, dan delapan orang luka ringan. Hal ini dikatakan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana AKP Agus Riwayanto Diputra di Negara, Jembrana, Sabtu (27/1/2024) malam.
Baca juga:
24 Orang Tewas Tersambar Petir di India
Dia menjelaskan bahwa peristiwa nahas ini terjadi saat para pekerja mencari tempat berteduh akibat hujan gerimis setelah memetik semangka di lima petak lahan mulai pukul 13.30 WITA. Pada pukul 14.30 WITA, petir menyambar mereka yang berada di gubuk tengah sawah, tanpa mereka sadari.
Dari 12 korban, satu orang masih berada di dalam gubuk, sementara yang lain terpental ke luar. Sariani, salah seorang korban, merasakan seluruh badannya kaku setelah tersadarkan, dan meminta pertolongan pada sopir truk yang akan mengangkut semangka.
"Dari keseluruhan korban, Ni Wayan Suriati asal Dusun Biluk Poh meninggal dunia, sementara lainnya mengalami kondisi kritis, luka berat, atau luka ringan", jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2037 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun