Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kronologi 12 Pemetik Semangka di Jembrana Tersambar Petir, Tubuh Terasa Kaku
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak 12 pekerja pemetik semangka tersambar petir di areal persawahan Subak Kawis, Desa Budeng, Kecamatan Jembrana sekitar pukul 15.00 WITA.
Adapun seorang korban meninggal dunia, satu orang kritis, dua orang luka berat, dan delapan orang luka ringan. Hal ini dikatakan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana AKP Agus Riwayanto Diputra di Negara, Jembrana, Sabtu (27/1/2024) malam.
Baca juga:
24 Orang Tewas Tersambar Petir di India
Dia menjelaskan bahwa peristiwa nahas ini terjadi saat para pekerja mencari tempat berteduh akibat hujan gerimis setelah memetik semangka di lima petak lahan mulai pukul 13.30 WITA. Pada pukul 14.30 WITA, petir menyambar mereka yang berada di gubuk tengah sawah, tanpa mereka sadari.
Dari 12 korban, satu orang masih berada di dalam gubuk, sementara yang lain terpental ke luar. Sariani, salah seorang korban, merasakan seluruh badannya kaku setelah tersadarkan, dan meminta pertolongan pada sopir truk yang akan mengangkut semangka.
"Dari keseluruhan korban, Ni Wayan Suriati asal Dusun Biluk Poh meninggal dunia, sementara lainnya mengalami kondisi kritis, luka berat, atau luka ringan", jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan