Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Terima Kasih William ke Warga Inggris Untuk Raja Charles dan Kate
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pangeran William berterima kasih kepada masyarakat Inggris atas perhatian mereka kepada istrinya Kate Middleton pasca operasi dan sang ayah Raja Charles III yang baru saja didiagnosis kanker.
William baru saja kembali dari tugas resminya, Rabu (7/2).
Saat William menjadi pusat perhatian para bangsawan, adik laki-lakinya, Pangeran Harry akan kembali ke Amerika Serikat setelah kunjungan singkat untuk menemui Charles.
"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih... atas pesan-pesan dukungan yang baik untuk Catherine dan ayah saya, terutama dalam beberapa hari terakhir. Ini sangat berarti bagi kita semua." kata William seperti diberitakan Reuters, Kamis (8/2).
"Cukup adil untuk mengatakan beberapa minggu terakhir ini lebih fokus pada 'medis'. Jadi saya pikir saya akan datang ke acara air ambulance untuk menghindari semua itu," katanya pada jamuan makan malam untuk Air Ambulance Charity London yang dihadiri para tamu, termasuk aktor Hollywood Tom Cruise.
Acara tersebut merupakan penampilan publik kedua pewaris takhta pada hari Rabu (7/2) setelah dia kembali bekerja usai menunda semua tugas untuk merawat ketiga anaknya.
Istri William, Kate, menjalani operasi perut pada 16 Januari lalu dan menghabiskan waktu dua minggu untuk pemulihan.
Sejak itu, ayahnya menjalani perawatan di rumah sakit yang sama karena pembesaran prostat, sebelum Istana Buckingham mengumumkan pada hari Senin bahwa tes selanjutnya terhadap raja berusia 75 tahun itu mengungkapkan bahwa dia mengidap suatu penyakit kanker.
Dengan raja menunda tugas publik untuk menjalani perawatan rawat jalan dan Kate diperkirakan tidak akan kembali bertugas hingga setelah Paskah, tanggung jawab ada pada anggota kerajaan yang tersisa terutama William dan istri Charles, Ratu Camilla.
Penulis kerajaan Robert Hardman mengatakan William telah mengambil tugas penting negara menjelang akhir pemerintahan Ratu Elizabeth ketika ia terhambat oleh masalah mobilitas.
"Dalam hal ini, tidak terlalu berbeda namun jelas ada beban ekspektasi," kata Hardman kepada Reuters.
"Dalam banyak kesempatan dia harus menggantikannya, dia akan menjadi semacam kepala negara seperti halnya Pangeran Charles ketika ratu sedang lemah."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan