Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Terima Kasih William ke Warga Inggris Untuk Raja Charles dan Kate
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pangeran William berterima kasih kepada masyarakat Inggris atas perhatian mereka kepada istrinya Kate Middleton pasca operasi dan sang ayah Raja Charles III yang baru saja didiagnosis kanker.
William baru saja kembali dari tugas resminya, Rabu (7/2).
Saat William menjadi pusat perhatian para bangsawan, adik laki-lakinya, Pangeran Harry akan kembali ke Amerika Serikat setelah kunjungan singkat untuk menemui Charles.
"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih... atas pesan-pesan dukungan yang baik untuk Catherine dan ayah saya, terutama dalam beberapa hari terakhir. Ini sangat berarti bagi kita semua." kata William seperti diberitakan Reuters, Kamis (8/2).
"Cukup adil untuk mengatakan beberapa minggu terakhir ini lebih fokus pada 'medis'. Jadi saya pikir saya akan datang ke acara air ambulance untuk menghindari semua itu," katanya pada jamuan makan malam untuk Air Ambulance Charity London yang dihadiri para tamu, termasuk aktor Hollywood Tom Cruise.
Acara tersebut merupakan penampilan publik kedua pewaris takhta pada hari Rabu (7/2) setelah dia kembali bekerja usai menunda semua tugas untuk merawat ketiga anaknya.
Istri William, Kate, menjalani operasi perut pada 16 Januari lalu dan menghabiskan waktu dua minggu untuk pemulihan.
Sejak itu, ayahnya menjalani perawatan di rumah sakit yang sama karena pembesaran prostat, sebelum Istana Buckingham mengumumkan pada hari Senin bahwa tes selanjutnya terhadap raja berusia 75 tahun itu mengungkapkan bahwa dia mengidap suatu penyakit kanker.
Dengan raja menunda tugas publik untuk menjalani perawatan rawat jalan dan Kate diperkirakan tidak akan kembali bertugas hingga setelah Paskah, tanggung jawab ada pada anggota kerajaan yang tersisa terutama William dan istri Charles, Ratu Camilla.
Penulis kerajaan Robert Hardman mengatakan William telah mengambil tugas penting negara menjelang akhir pemerintahan Ratu Elizabeth ketika ia terhambat oleh masalah mobilitas.
"Dalam hal ini, tidak terlalu berbeda namun jelas ada beban ekspektasi," kata Hardman kepada Reuters.
"Dalam banyak kesempatan dia harus menggantikannya, dia akan menjadi semacam kepala negara seperti halnya Pangeran Charles ketika ratu sedang lemah."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun