Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ratusan Pemilih di Karangasem Terancam Kehilangan Hak Suaranya
Waktu Pengurusan DPTb Dibatasi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ratusan pasien yang menjalani rawat inap di RSUD Kabupaten Karangasem terancam tidak dapat menyalurkan hak suaranya pada Pemilihan Umum tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
Kondisi ini terjadi menyusul adanya batas waktu untuk pengurusan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang telah ditutup pada 7 Februari 2024 lalu, sehingga pasien yang dirawat di atas tanggal tersebut dipastikan tak bisa menyalurkan hak pilihnya.
Menurut Ketua KPU Karangasem, I Putu Darma Budiasa terkait pemilih yang sedang menjalani perawatan di RSUD Karangasem sampai batas akhir waktu yang telah ditentukan KPU, belum ada pasien atau keluarga dari pasien yang mengurus DPTb.
Sesuai dengan hasil koordinasinya dengan pihak RSUD, bahwa pasien yang dirawat saat itu (7 Februari) kemungkinan besar sudah bias dipulangkan sebelum Pemilu dilaksanakan, sehingga tidak ada pasien yang mengurus DPTb.
“Untuk pemilih yang di RS biasanya diarahkan ke TPS terdekat, tapi sampai h-7 belum ada pasien yang mengurus pindah memilih, kita dapat kordinasi dengan pihak RSUD katanya belum ada pasien saat itu yang pasti masih di RSUD sampai tanggal 14 Februari,” kata Budiasa dikonfirmasi, Sabtu (10/2/2024).
Terkait dengan batas waktu pengurusan DPTb tersebut juga diakui oleh Budiasa. Menurutnya hal ini sesuai dengan surat keputusan dari KPU RI tentang DPTb no 695 batas akhir pengurusan pindah memilih sampai tanggal 7 Februari puku 23.59 WITA.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Karangasem, Dr.I Komang Wirya juga mengakui hal tersebut. Menurutnya jika melihat batas waktu pengurusan DPTb tersebut tentunya pasien yang dirawat pada saat itu biasanya sudah diperbolehkan pulang beberapa hari kemudian sehingga tidak ada yang mengurus DPTb saat disosialisasikan.
Namun menurut Wirya, setelah tanggal 7 tersebut tentunya ada pasien baru yang masuk ke RSUD Karangasem, bahkan jika diakumuasikan saat ini ada sekitar 100 pasien yang masih dirawat inap. Jumlah tersebut diperkirakan tidak akan berubah hingga Pemilu mendatang mengingat antara pasien yang sembuh dengan pasien baru dirawat rata – rata jumlahnya hampir sama setiap harinya.
“Saat ini ada 100 an pasien rawat inap, anggap sehari ada 30 pasien yang sembuh tetapi jumlah pasien baru yang masuk hampir sama dengan yang sudah pulang sehingga kami perkirakan jumlah pasien rata – rata yang dirawat seratusan,” terang Wirya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan