Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Netanyahu Arahkan Militer Evakuasi Penduduk dari Rafah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengarahkan militer untuk merencanakan "evakuasi penduduk" dari Rafah bersamaan dengan kekalahan Hamas di sana.
Lebih dari 1,3 juta orang diyakini berada di Rafah, mayoritas mengungsi dari wilayah lain di Gaza, menurut PBB.
Netanyahu pada hari Kamis (9/10) mengatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan "segera pergi ke Rafah, benteng terakhir Hamas."
Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari Jumat (10/2), Kantor Perdana Menteri Israel mengatakan bahwa tidak mungkin melenyapkan Hamas dan meninggalkan "empat batalyon Hamas di Rafah."
"Di sisi lain, jelas bahwa operasi besar-besaran di Rafah memerlukan evakuasi warga sipil dari zona pertempuran," kata Netanyahu melansir CNN.
"Itulah sebabnya Perdana Menteri mengarahkan IDF dan lembaga pertahanan untuk menyampaikan kepada Kabinet rencana ganda untuk evakuasi penduduk dan pembubaran batalion."
Rafah adalah pusat populasi besar terakhir di Gaza yang tidak diduduki oleh IDF.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan