Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
7 Kali Gempa Guncang Karangasem Tak Pengaruhi Aktivitas Vulkanik Gunung Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Serangkaian gempa tektonik yang mengguncang wilayah Karangasem pada Minggu (24/3/2024) malam dipastikan tidak mempengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Agung, Karangasem, Bali.
Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, untuk mencegah isu-isu yang kebenaranya tidak dapat dipertanggungjawabkan, pihaknya secara langsung berkordinasi dengan Pos Pemantauan Gunung Agung yang ada di Kecamatan Rendang, Karangasem.
"Tadi pagi saya langsung tugaskan Kabid yang membidangi ke Pos Pengamatan Gunung Api Agung, sejauh ini penjelasan yang diperoleh menyebutkan bahwa gempa yang terjadi belum ada pengaruh terhadap aktivitas Vulkanik Gunung Agung. Kondisi Gunung Agung masih normal," kata Arimbawa mengabarkan hasil koordinasinya pada Senin (25/3/2024).
Seperti diberitakan sebelumnya, selama 12 jam terakhir, BMKG mendeteksi telah terjadi 7 kali gempa bumi yang mengguncang wilayah timur laut Karangasem, Bali pada Minggu sore hingga Senin pagi (25/3/2024).
Baca juga:
Gempa Susulan M 4,5 Guncang Tuban
Rilis BMKG menunjukkan, gempa M 3,5 yang menguncang wilayah Karangasem pada Minggu malan (24/3/2024) merupakan gempabumi tektonik yang berlokasi di laut. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
Sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan dampak gempa yang masuk ke BPBD Karangasem. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Selain itu, juga agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Baca juga:
Kuta Selatan Diguncang Gempa Magnitudo 4,5
"Periksa dan pastikan bangunan cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," demikian keterangan BMKG.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2793 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2028 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1969 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1801 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun