Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Netanyahu Minta Israel Siapkan Daftar Target 'Balas Dendam' di Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kabinet perang Israel mempertimbangkan balasan apa yang bisa dilakukan atas serangan udara Iran selama akhir pekan lalu dalam rapat pada Senin (15/4).
Baca juga:
Pelaku Penusukan di Gereja Sydney Ditangkap
Israel belum mengungkap langkah apa yang akan diambil untuk membalas serangan ratusan rudal dan drone Iran tersebut.
Namun, sejumlah sumber Israel mengatakan kepada The Washington Post bahwa Tel Aviv sedang menimbang-nimbang langkah balasan seperti apa yang tidak akan membuat marah sekutu.
Menurut seorang pejabat yang terlibat dalam urusan ini, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah meminta Pasukan Pertahanan Israel untuk memberikan daftar target yang bisa menjadi sasaran serangan di Iran.
Ia juga mengklaim Israel mempertimbangkan pembalasan yang bisa "mengirimkan pesan" kepada Iran, namun tidak menimbulkan korban.
"Semua orang setuju bahwa Israel harus merespons," kata pejabat itu.
"Bagaimana merespons, kapan merespons, itulah pertanyaannya," ucapnya menambahkan.
Menurut pejabat itu, salah satu opsi Israel adalah melancarkan serangan terhadap fasilitas militer Iran di Teheran atau serangan siber.
Dilansir Al Jazeera, Panglima Militer Israel, Jenderal Herzi Halevi, mengatakan kepada pasukannya bahwa serangan Iran terhadap negara itu "akan dibalas dengan balasan".
"Saat kami melihat ke depan, kami mempertimbangkan langkah kami. Peluncuran begitu banyak rudal jelajah dan drone ke wilayah Israel akan ditanggapi dengan baik," kata Halevi seperti dikutip media lokal saat berkunjung ke pangkalan militer di Israel.
Sementara itu, sekutu Israel Amerika Serikat, beberapa negara Eropa, hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan seluruh pihak terkait menahan diri demi menghindari eskalasi ketegangan yang lebih parah di Timur Tengah.
Sebab, serangan Iran ke Israel ini terjadi kala Tel Aviv masih melancarkan agresi brutalnya ke Jalur Gaza Palestina sejak Oktober 2023 lalu.
Iran melancarkan serangan ini sebagai pembalasan atas dugaan serangan Israel terhadap kompleks kedutaan besarnya di Suriah pada 1 April lalu. Insiden itu menewaskan komandan tinggi Garda Revolusi Iran (militer Iran).
Efek serangan Iran menyebabkan kerusakan ringan karena sebagian besar drone dan rudal ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel dengan bantuan dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Yordania.
Serangan udara Iran ke Israel juga membuat sejumlah negara di kawasan Timur Tengah segera menutup ruang udara mereka. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2813 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun