Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Putin Ikut 'Girang' Iran Tembak Rudal ke Israel: Hukum Agresor
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin memuji serangan balasan Iran ke Israel yang berlangsung pada Sabtu (13/4) lalu.
Pujian Putin terlontar saat berbicara via telepon dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Selasa (16/4).
"Presiden Rusia Vladimir Putin mengapresiasi respons Iran terhadap serangan Zionis ke gedung konsulat di Damaskus [Suriah]," demikian laporan media pemerintah Iran, IRNA.
Putin, dalam laporan itu, juga menggambarkan tindakan tersebut sebagai langkah terbaik "untuk menghukum agresor dan menunjukkan kebijaksanaan dan rasionalitas pemimpin Iran."
Lebih lanjut, dia menyebut Iran adalah salah satu pilar utama stabilitas dan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Tak hanya itu, Putin juga mengkritik negara Barat dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Putin menekankan operasi Iran melawan negara Zionis terjadi karena tak ada tindakan tegas Dewan Keamanan PBB terhadap Israel.
Presiden Rusia itu juga menyebut perilaku Amerika Serikat dan beberapa negara Barat memicu eskalasi regional.
Raisi dalam kesempatan tersebut mengapresiasi sikap Rusia yang memandang pertahanan diri Iran sebagai tindakan sah.
Serangan pasukan Israel ke konsulat jenderal Iran di Damaskus, lanjut dia, melanggar hukum internasional termasuk Konvensi Wina.
"Itu ancaman serius terhadap perdamaian dunia," ungkap Raisi.
Dia juga mengatakan serangan balik Iran sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB sebagai tindakan pertahanan diri.
Raisi lantas menekankan setiap tindakan lebih lanjut yang bertentangan dengan kepentingan Iran akan direspons lebih kuat dan dalam skala yang lebih besar.
Iran melancarkan serangan langsung ke Israel pada Sabtu malam. Mereka disebut meluncurkan ratusan drone dan rudal.
Israel sementara itu, mengklaim berhasil menghalau rudal Iran.
Hingga kini, pemerintahan Benjamin Netanyahu belum memutuskan waktu pasti serangan balasan ke Iran.
Namun, Israel disebut telah memutuskan rencana balasan. Sejumlah pihak berspekulasi rencana Tel Aviv mencakup serangan ke fasilitas nuklir atau rudal balistik, membunuh individu tertentu atau menghukum pejabat militer Iran di luar negeri, atau gabungan dari semuanya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan