Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Erdogan Bertemu Bos Hamas, Bahas Solusi Serangan Israel di Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, Sabtu (20/4)/ Keduanya membahas sejumlah upaya untuk mencapai gencatan senjata atas serangan Israel di Gaza.
Sejumlah media Turki mengungkap pertemuan antara Erdogan dan Haniyeh dilakukan di Istana Dolmabahce, Istanbul. Dalam pertemuan tersebut turut serta anggota penting Hamas lainnya, Khaled Mashal.
Melansir AFP, pertemuan antara Erdogan dan Haniyeh berlangsung selama lebih dari dua setengah jam. Saat ini pertemuan dilaporkan telah selesai.
Kunjungan Haniyeh ke Turki menjadi yang pertama kalinya sejak Israel melancarkan agresi brutal ke Gaza pada 7 Oktober lalu.
Sebelumnya, Haniyeh sudah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan untuk membahas bantuan kemanusiaan ke Gaza hingga pembicaraan tentang pembebasan sandera.
Hamas menilai Turki memiliki peran sental dan dapat menjadi aspek negara penting dalam membantu menyelesaikan persoalan.
Fidan selaku perwakilan dari Ankara menambahkan bahwa persatuan antar warga Palestina dibutuhkan untuk bisa menjadi negara yang berdaulat.
Ia lantas menyampaikan posisi Turki yang aktif mendorong upaya gencatan senjata di Gaza dan persoalan solusi dua negara. Selain itu, Fidan juga bertukar pikiran dengan Haniyeh mengenai solusi penyelesaian yang jelas bagi Palestina ke depannya.
"Kami bertukar pandangan mengenai kebutuhan mereka [Hamas] untuk secara terbuka berbagi pandangan, harapan seperti apa yang mereka miliki dalam solusi menuju negara Palestina untuk menghilangkan persepsi-persepsi ini," ucap Fidan.
Pertemuan Haniyeh dengan pemimpin tertinggi Turki ini dapat menjadi angin segar bagi Hamas untuk dapat menemukan solusi agar bisa keluar dari belenggu Israel.
Upaya yang terus dilakukan oleh pemerintah Palestina juga terlihat tak hanya secara fisik namun melalui jalur diplomasi.
Terlihat dari beberapa negara yang belum lama ikut mendorong Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar Palestina bisa menjadi anggota penuh PBB.
Namun, hingga kini Israel masih terus menggempur habis-habisan Palestina di tengah resolusi yang telah diloloskan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan