Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penyebab Ledakan di Pangkalan Militer Irak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah ledakan besar mengguncang pangkalan militer yang dipakai oleh milisi Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF) Irak atau Hashed Al Shaabi di Selatan Baghdad, Irak, pada Jumat (19/4) malam waktu setempat.
Pada awal berdirinya, milisi tersebut merupakan kelompok pro-Iran. Ledakan itu rupanya terjadi hanya berselang kurang dari 24 jam selepas ledakan di kota Isfahan, Iran.
Lantas apa sebenarnya penyebab ledakan pangkalan militer tersebut?
Belum jelas apa yang menjadi penyebab ledakan pangkalan militer di Irak yang menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai delapan orang lainnya kali ini.
Para pejabat Israel dan Amerika Serikat mengklaim tidak terlibat dalam ledakan tersebut.
Tentara Irak mengatakan tidak ada drone atau pesawat yang mengudara pada saat itu.
"Tidak ada drone atau pesawat tempur di wilayah Udara Babel (Kegubernuran) sebelum dan selama ledakan," kata dia dikutip CNN, Sabtu (20/4).
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan membentuk sebuah komite untuk melakukan penyelidikan. Para penyelidik saat ini berada di lokasi ledakan.
Hashed Al Shaabi telah mengonfirmasi serangan tersebut dengan menyatakan serangan itu menimbulkan kerugian material dan korban. Namun, mereka tak menyebutkan berapa jumlah pasti korban.
Sumber AFP sejauh ini juga tidak memberikan keterangan mengenai pelaku serangan maupun alat yang digunakan dalam serangan.
"Ledakan itu menghantam peralatan, senjata dan kendaraan," kata sumber dari Kementerian Dalam Negeri Irak.
"Itu adalah ledakan di gudang yang menyimpan peralatan. Api masih berkobar dan pencarian korban terus berlanjut," kata pejabat militer.
Maka itu hingga kini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.
Hashed Al Shaabi merupakan kelompok bersenjata Syiah yang dibentuk untuk memerangi ISIS. Kelompok ini merupakan bagian dari pasukan keamanan Irak.
Serangan terhadap kelompok pro-Iran ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan Timur Tengah imbas perang antara Israel dengan milisi Palestina yang didukung Teheran, Hamas.
Serangan ini juga terjadi setelah Israel meluncurkan sejumlah drone ke pangkalan militer dekat Kota Isfahan, Iran, pada Jumat pagi. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan