Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Netanyahu Tuduh Ada Pengkhianat di Tim Negosiator Israel ke Hamas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh ada pengkhianat di tim negosiatornya terkait pembebasan sandera yang diculik Hamas.
Ia menuding orang tersebut menyebar kebohongan selama proses negosiasi dengan Hamas.
"Pengarahan palsu dari tim perundingan hanya merugikan upaya pemulangan para korban penculikan," ujar Netanyahu dalam rapat bersama kabinet perang seperti dikutip Jerusalem Post, Minggu (21/4).
Netanyahu menegaskan bahwa tidak ada seseorang di tim perundingan yang berhak duduk di dalam kabinet perangnya jika ada yang berkeinginan untuk melanggengkan tujuan politiknya.
Negosiasi alot yang dilakukan oleh kabinet perang Israel belum lama ini menuai berbagai dilema dan masalah. Sebab, sempat terdapat perbedaan instruksi dan tensi antara kabinet perang dan Netanyahu.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa tanpa Netanyahu akan ada kesepakatan, saya dapat mengatakan kemungkinan kesepakatan akan lebih tinggi," ucap seorang tim negosiator Israel.
Ia juga mengungkapkan bagaimana sikap tidak stabil Netanyahu yang sering kali mengabaikan saran dari pemimpin tim negosiator dan kabinet perang.
Terlebih, belum lama ini Netanyahu juga menuduh Menteri Pertahanan Yoav Gallant yang diduga membocorkan informasi dari pertemuannya bersama kabinet perang Israel.
"Setiap kali saya duduk dalam pertemuan kecil dengan menteri pertahanan, pimpinan Mossad, dan pimpinan Shin Bet - semuanya bocor. Saya tahu bahwa itu bukan pimpinan Mossad dan bukan pimpinan Shin Bet, jadi siapa orangnya?" ungkap Netanyahu.
Kekhawatiran Netanyahu dalam pengambilan keputusan bersama kabinet perangnya telah membuat Israel mengalami dilema.
Namun, Netanyahu tetap bersikeras untuk menggempur Gaza hingga membalas segala ancaman yang datang kepada negaranya. Walaupun Israel tengah mengalami kecaman dari komunitas internasional akibat perbuatannya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan