Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Situasi Timteng Panas, Brigade Al Qassam Serukan Semua Front Siaga
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam, menyerukan siaga perang di seluruh penjuru Gaza melawan agresi Israel.
Hal ini disampaikan juru bicara Al Qassam, Abu Ubaida, dalam siaran televisi Al Jazeera. Dia juga memuji serangan balasan Iran ke Israel pada 13 April lalu.
Dilansir New Arab, Abu Ubaida mengatakan hasil dari serangan itu bisa "membingungkan musuh dan orang-orang di baliknya".
Dia juga menyerukan peningkatan eskalasi di Tepi Barat hingga Yordania. Dia menilai kawasan itu sebagai "salah satu front Arab yang paling penting".
Yordania yang berada di antara Iran dan Israel ikut terseret konflik yang sedang berlangsung. Hal itu dapat terlihat dari peran Yordania yang dianggap "membantu" Israel untuk menghalau sejumlah drone hingga rudal yang memasuki wilayah udaranya.
Ubaida yang tengah gencar melancarkan seruannya itu mengajak masyarakat Yordania untuk bergabung dengan Hamas menumpas Israel.
"Kami menyerukan rakyat Yordania untuk meningkatkan tindakan mereka dan menyuarakan suara mereka," ungkap Ubaida.
Ubaida juga menegaskan posisi Hamas yang tetap berpegang teguh pada tuntutan di perundingan gencatan senjata yang berlangsung.
Sejumlah tuntutan Hamas itu di antaranya mengizinkan pengungsi untuk kembali ke Gaza utara, mendorong Israel agar mengakhiri serangan militernya dan menarik diri dari Gaza, serta pencabutan blokade yang menghambat bantuan kemanusiaan.
Ia lanjut menilai bahwa Israel hanya menunda perundingan yang tengah diinisiasi oleh sejumlah negara Arab, seperti Qatar dan Mesir.
"Pasukan pendudukan mengalami penundaan dalam mencapai kesepakatan pertukaran sandera dan berusaha menghalangi upaya para mediator untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata," ungkapnya.
Tetapi, upaya perundingan tersebut belum mendapatkan titik terang dan solusi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar pun menegaskan bahwa semua pihak harus "menunjukkan keseriusan" agar dapat mencapai kesepakatan.
Hingga kini, Israel masih terus membombardir sejumlah pemukiman warga Palestina. Angka kematian akibat perilaku bengis itu mencapai lebih dari 34.000, sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak-anak. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan