Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Konjen Australia di Bali Dukung Pengembangan Media yang Kuat dan Profesional
Hari Kebebasan Pers Sedunia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, mengadakan kegiatan ramah tamah dengan perwakilan media lokal untuk memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, yang dirayakan pada tanggal 3 Mei setiap tahun, Jumat (3/5/2024) di Kantor Konsulat Jenderal Australia, Renon, Denpasar.
Konsul-Jenderal menyambut perwakilan dari media cetak, TV, radio, dan online dari seluruh Bali. Ketua Tim Publikasi Hubungan Masyarakat Provinsi Bali turut hadir dalam acara makan siang tersebut.
Konsul-Jenderal Stevens mengatakan momen ini merupakan perayaan kerja keras perwakilan media di seluruh dunia untuk menyampaikan berita berkualitas tinggi dengan cara yang profesional dan transparan.
“Australia mendukung pengembangan sektor media yang kuat, profesional, dan berkelanjutan di negara-negara mitra, termasuk di Indo-Pasifik,” ujarnya.
Tahun ini, Australia dan Indonesia merayakan 75 tahun hubungan diplomatik. Konsulat Jenderal Australia mempunyai program kegiatan yang sibuk sepanjang tahun di Bali, NTB dan NTT, bertujuan untuk lebih memperkuat hubungan bilateral dan hubungan antar masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun