Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Invasi Israel di Rafah Kian Brutal, Bombardir Udara Hingga Darat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Serangan Israel di Rafah, Gaza Selatan, meluas dari serangan udara ke operasi darat. Kondisi itu tampak dari citra satelit Planet Labs.
Melansir CNN, Rabu (8/5), citra satelit menunjukkan kondisi yang mirip dengan tahap awal invasi darat Israel ke Gaza pada Oktober lalu. Gambar tersebut menunjukkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) aktif di luar daerah perbatasan antara Mesir dan Gaza, yang dikuasai Israel.
Gambar-gambar yang diambil pada 5 Mei hingga 7 Mei itu menunjukkan beberapa bangunan telah dibuldoser dan menunjukkan area berkumpulnya kendaraan IDF. Beberapa pasukan IDF juga tampak menembus lebih dari satu mil ke dalam wilayah kantong Palestina dari penyeberangan Rafah.
Operasi darat ini menyusul serangkaian serangan udara di Rafah yang telah menghancurkan beberapa bangunan dalam 24 jam terakhir. Menurut rumah sakit setempat, serangan itu telah menewaskan sedikitnya 40 orang.
Citra satelit menunjukkan serangan ini terus berlanjut, dan satu gambar menunjukkan asap masih mengepul dari satu lokasi.
Dalam rekaman lainnya yang diperoleh CNN, orang-orang terlihat berlarian di jalan-jalan Rafah setelah serangan pada Rabu kemarin. Beberapa di antaranya menggendong anak-anak, tampak berdarah, tidak sadarkan diri, dan menuju Rumah Sakit Al Kuwait.
Rekaman juga menunjukkan anak-anak yang panik tiba dengan ambulans tanpa orang tua mereka dan seorang anak yang hampir tidak bisa bereaksi dengan lengan yang diperban dibawa dengan tandu.
Israel mulai melancarkan serangan udara secara masif di Rafah, Senin (6/5) malam. Sebelumnya Israel telah memberikan peringatan agar warga Palestina segera meninggalkan Rafah, jelang invasi ke kota tersebut.
Serangan tersebut diluncurkan Israel di tengah kelompok militan Palestina, Hamas menyetujui proposal gencatan senjata di Gaza.
Hingga kini jumlah korban tewas di Gaza juga bertambah nyaris 35 ribu orang sejak agresi dimulai tahun lalu. Sebagian besar korban tewas adalah perempuan dan anak-anak. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan