Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kronologi Temuan Dua Jasad Kakak Beradik di Bawah Jembatan Tukad Bangkung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dua jasad kakak beradik ditemukan di bawah jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (26/5/2024) sore.
Perbekel Desa Pelaga, I Made Ordin mengatakan pada Minggu malam kedua jasad sudah dievakuasi ke Puskesmas Petang.
"Ya sudah dievakuasi ke Puskesmas. Polisi barsama beberapa warga turun evakuasi. Cukup sulit memang," jelasnya.
Dikatakan, informasi dari warga setempat ada orang terjun dari atas jembatan setinggi sekitar 70 meter lebih itu. Yakni, seorang pemuda, laki-laki, 23 tahun dan seorang yang diperkirakan balita. Keduanya diketahui kakak-beradik.
Berdasarkan identitas ditemukan, salah satu jasad bernama, Ketut Sutama asal Bontihing, Buleleng.
"Warga menemukan juga, satu motor tanpa plat nomor kendaraan terparkir dekat jembatan diduga milik lelaki muda tersebut," ucapnya.
Selanjutnya, berdasarkan Informasi di kepolisian, insiden terjadi sekitar pukul 18.00 WITA.
Dugaan sementara, dua orang tersebut bunuh diri dengan sengaja terjun dari atas jembatan penghubung Badung dengan Kintamani, Bangli itu.
Kapolsek Petang AKP I Dewa Ketut Suriyawan membenarkan kejadian tersebut. Untuk sementara pihaknya belum dapat memberikan keterangan terkait penyebab pasti dugaan bunuh diri tersebut.
"Kami sedang dalami. Kami sedang melaporkan ke Kapolres. Nanti akan kami sampaikan," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan