Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Angkasa Pura Batal Merger, Pekerja Diminta Tak Demo dan Kembali Bekerja
BERITABALI.COM, BADUNG.
Rencana penggabungan atau merger pembentukan Injourne Aviation Services Operation Support (IASS) dengan PT Angkasa Pura Suport sebagai surviving entity mengundang keresahan di kalangan karyawan. Mereka pun berencana melakukan aksi demo dan mogok kerja.
Terkait hal ini, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinaker) Kabupaten Badung pun melakukan langkah cepat. Kadis Perinaker Badung Putu Eka Mertawan mengundang kedua perusahaan tersebut yakni PT Angkasa Pura I beserta komponennya melakukan pertemuan pada Selasa (9/7/2024).
"Ini kami lakukan untuk menyikapi permasalahan yang terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Tuban Badung, antara PT Angkasa Pura dengan komponennya terkait adanya sosialisasi rencana penggabungan perusahaan di bawah Angkasa Pura, yang berdampak atas resahnya karyawan. Karyawan pun mengancam akan melakukan aksi demo dan sebagainya. Tentu Disperinaker Badung pun mengambil langkah-langkah," ujar Eka Mertawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/7/2024).
Selaku pembina, Dinas Perinaker Badung sudah mengundang PT Angkasa Pura I beserta komponennya pada 9 Juli 2024 bertempat di Mandiri Gosana Disperinaker Kabupaten Badung.
"Pada saat itu, kita inventarisasi permasalahan yang ada. Selanjutnya komitmen dari PT Angkasa Pura I dengan komponennya pun memberikan tanggapan atas pertemuan yang telah dilaksanakan yaitu membatalkan rencana penggabungan yang berdampak atas resahnya karyawan tersebut," tegas mantan Kabag Humas dan Protokol serta Kabag Kesra tersebut.
Mengingat rencana penggabungan tersebut sudah dibatalkan, Putu Eka Mertawan tegas meminta seluruh pekerja lewat Serikat Pekerja agar kembali bekerja seperti sediakala.
"Kami juga minta para pekerja untuk membatalkan rencana aksi demo atau mogok kerja itu. Kalau bisa tidak dilaksanakan," tegas mantan Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) tersebut.
Selanjutnya, dia pun berjanji akan terus memantau perkembangan atas tanggapan ini baik di Bandara Ngurah Rai maupun kepada Serikat Pekerja maupun karyawannya.
"Sebagai bentuk respons kepada Serikat Pekerja, kami tetap akan mengundang semua pihak pada Senin, 15 Juli yang akan datang. Ini dilakukan agar ada keseimbangan menyikapi dan saling menghormati karena ini bentuk win-win solution," ujarnya.
Dia pun tidak lupa menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak baik karyawan maupun dari PT Angkasa Pura untuk menjaga kenyamanan bersama. "Terima kasih atas dukungan semua pihak baik karyawan maupun PT Angkasa Pura," tegasnya.
Sebelumnya, Branch Manager PT Angkasa Pura Suport Kantor Cabang Denpasar Djoko Setyo Pembudi mengirim surat yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perinaker Kabupaten Badung. Dalam suratnya, Djoko Setyo Pembudi menyampaikan bahwa penggabungan (merger) pembentukan Injourne Aviation Services Operation Support (IASS) dengan PT Angkasa Pura Suport sebagai surviving entity sebagaimana dimaksud dalam rancangan penggabungan yang diumumkan di sejumlah media dibatalkan.
Sebagai konsekuensi batalnya penggabungan sebagaimana dimaksud, ungkapnya, hal-hal yang terkait dengan administrasi kepegawaian yang telah disosialisasikan dinyatakan tidak berlaku. Karyawan pun akan tetap bekerja dengan status yang berlaku saat ini.
"Dengan dibatalkannya penggabungan atau merger sebagaimana dimaksud di atas, maka rencana aksi mogok karyawan PT Angkasa Pura Suport pada tanggal 15-22 Juli 2024 seyogyanya dibatalkan," tegas Djoko Setyo Pembudi dalam surat tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6035 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4704 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan