Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Topan Gaemi Terjang Taiwan, Listrik Padam Hingga Transportasi Lumpuh
beritabali.com/cnnindonesia.com/Topan Gaemi Terjang Taiwan, Listrik Padam Hingga Transportasi Lumpuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Topan Gaemi menghantam pantai timur Taiwan pada Kamis (25/7) dini hari setelah memicu banjir dan longsor di Filipina.
Dilansir AFP, Badan Cuaca Pusat Taiwan mengungkapkan badai super melanda Kabupaten Yilan di bagian timur Taiwan sekitar pukul 00:00 waktu setempat pada Kamis (Rabu 16.00 GMT).
"Angin dan hujan terus meningkat, menimbulkan ancaman bagi berbagai wilayah Taiwan, (dan pulau-pulau terpencilnya) Penghu, Kinmen, dan Matsu," ujar wajar tersebut sembari menyerukan masyarakat untuk "waspada tinggi".
Topan pertama yang melanda Taiwan tahun ini itu "diperkirakan menjadi topan terkuat" dalam delapan tahun, kata peramal cuaca pemerintah kepada AFP.
Pihak berwenang melaporkan bencana tersebut telah menyebabkan hujan lebat dan hembusan angin kencang di seluruh Taiwan sebelum kedatangannya, menewaskan seorang pengendara motor di kota Kaohsiung selatan yang tertimpa pohon tumbang, dan seorang wanita di Hualien timur.
Lebih dari 200 orang terluka pada Rabu malam, sementara lebih dari 290 ribu rumah berada dalam kegelapan karena pemadaman listrik.
Cuaca buruk juga memaksa pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu untuk membatalkan beberapa latihan perang tahunan Han Kuang meskipun latihan anti-pendaratan tetap berjalan sesuai jadwal pada Rabu pagi di Penghu, sebelah barat pulau utama Taiwan.
Pada Rabu pukul 8.00 malam (1200 GMT), pihak berwenang mengevakuasi lebih dari 8.000 orang yang tinggal dalam kondisi berbahaya di seluruh Taiwan, khususnya di Hualien - daerah pegunungan dengan risiko tanah longsor yang tinggi.
Layanan kereta api dan feri ditangguhkan dan ratusan penerbangan internasional dan domestik dibatalkan kemarin.
"Kami memperkirakan dampak topan ini akan diperpanjang hingga empat hari (hingga Jumat)," kata kepala Administrasi Cuaca Pusat Taiwan Cheng Jia-ping.
Sekolah dan kantor akan tetap tutup selama dua hari berturut-turut di beberapa kota - termasuk Taipei - dan pihak berwenang memperkirakan cuaca buruk akan terus berlanjut di seluruh pulau.
Gaemi diperkirakan melintasi selat itu hari ini dan menghantam Provinsi Zhejiang dan Fujian di timur China. Pihak berwenang Beijing telah mengeluarkan peringatan badai merah.
Taiwan sendiri terbiasa mengalami badai tropis yang sering terjadi pada Juli hingga Oktober. Namun, para ahli mengatakan perubahan iklim meningkatkan intensitasnya, menyebabkan hujan lebat, banjir bandang, dan angin kencang. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan