Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Disbudpar Klaim Tak Tahu Ada Aktivitas Wisata Paralayang di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Karangasem mengaku tidak mengetahui bahwa ada aktivitas wisata paralayang di wilayah Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem.
Seperti dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem, I Putu Eddy Surya Artha belum ini, bahwa terkait dengan aktivitas para layang yang ada di wilayah Desa Bugbug belum terdata oleh Dinas Pariwisata sehingga pihaknya tidak mengetahui ada aktivitas wisata tersebut.
"Belum ada datanya di Dinas Pariwisata, saya baru tahu beberapa waktu lalu saat kebetulan melintas di jalur tersebut," kata Surya Artalha.
Dengan kondisi tersebut, praktis Dinas Pariwisata Karangasem tidak memiliki data apapun terkait dengan dimana dan seperti apa aktivitas wisata paralayang tersebut. Pihak Dinas sendiri berencana akan turun ke lapangan berkordinasi dengan pihak Satpol PP dan Dinas Perizinan untuk mencari informasi tentang aktivitas paralayang itu.
Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Karangasem, I Ketut Arta Sedana juga mengaku belum tahu secara pasti lokasi wisata paralayang tersebut. Pihaknya juga sepakat dengan Disbudpar untuk turun bersama-sama mencari informasi terkait dengan keberadaan dan aktivitas wisata tersebut.
"Ya tentu nanti kita harus turun untuk mencari tau informasi yang jelas tentang wisata Paralayang ini," terang Arta Sedana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan