Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hamas: Ismail Haniyeh Akan Dirindukan Rakyat dan Bangsa Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pejabat Hamas Khalil al-Hayya, angkat bicara mengenai kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dalam serangan udara di Teheran, Iran, Rabu (31/7).
Menurut al-Hayya, Haniyeh telah mengorbankan nyawanya demi agama dan negara Palestina. Dia juga menyebut Haniyeh meninggal dalam kondisi yang luar biasa.
"Ia (Haniyeh) meninggal dalam keadaan yang luar biasa, dan ia akan dirindukan oleh rakyatnya dan bangsanya," kata al-Hayya kepada Al Jazeera, Rabu (31/7).
Kelompok pejuang kemerdekaan Palestina Hamas telah mengonfirmasi bahwa pemimpin politiknya Ismail Haniyeh dalam serangan udara di Iran, saat ia menghadiri pelantikan presiden baru Iran Masoud Pezeshkian.
Israel menolak berkomentar secara resmi mengenai serangan di Teheran itu. Namun, tuduhan utama pelaku penyerangan itu diarahkan kepada Negeri Zionis tersebut.
Al-Hayya mengatakan Haniyeh sedang bertemu dengan delegasi dan merupakan pengunjung resmi dan tamu Iran pada saat ia dibunuh lewat serangan rudal.
"Ia tidak berada di tempat persembunyian rahasia atau jauh dari pusat perhatian, dan pembunuhannya bukanlah keberhasilan militer atau pencapaian intelijen," ucap al-Hayya.
"Brigade Qassam tidak akan membiarkan pembunuhan Haniyeh terjadi begitu saja," sambungnya, mengacu pada organisasi sayap bersenjata Hamas. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan