Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Hamas: Ismail Haniyeh Akan Dirindukan Rakyat dan Bangsa Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pejabat Hamas Khalil al-Hayya, angkat bicara mengenai kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dalam serangan udara di Teheran, Iran, Rabu (31/7).
Menurut al-Hayya, Haniyeh telah mengorbankan nyawanya demi agama dan negara Palestina. Dia juga menyebut Haniyeh meninggal dalam kondisi yang luar biasa.
"Ia (Haniyeh) meninggal dalam keadaan yang luar biasa, dan ia akan dirindukan oleh rakyatnya dan bangsanya," kata al-Hayya kepada Al Jazeera, Rabu (31/7).
Kelompok pejuang kemerdekaan Palestina Hamas telah mengonfirmasi bahwa pemimpin politiknya Ismail Haniyeh dalam serangan udara di Iran, saat ia menghadiri pelantikan presiden baru Iran Masoud Pezeshkian.
Israel menolak berkomentar secara resmi mengenai serangan di Teheran itu. Namun, tuduhan utama pelaku penyerangan itu diarahkan kepada Negeri Zionis tersebut.
Al-Hayya mengatakan Haniyeh sedang bertemu dengan delegasi dan merupakan pengunjung resmi dan tamu Iran pada saat ia dibunuh lewat serangan rudal.
"Ia tidak berada di tempat persembunyian rahasia atau jauh dari pusat perhatian, dan pembunuhannya bukanlah keberhasilan militer atau pencapaian intelijen," ucap al-Hayya.
"Brigade Qassam tidak akan membiarkan pembunuhan Haniyeh terjadi begitu saja," sambungnya, mengacu pada organisasi sayap bersenjata Hamas. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun