Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Alasan Jokowi Bangun IKN: Istana Jakarta Bau Kolonial
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Istana Kepresidenan Jakarta dan Bogor 'bau kolonial'. Hal itu ia sampaikan saat memperkenalkan istana baru di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Dia mengatakan istana di Jakarta dan Bogor dibangun oleh pemerintahan Belanda di masa penjajahan. Menurutnya, belum ada istana kepresidenan yang dibuat anak-anak bangsa.
"Jadi bau-baunya kolonial, selalu saya rasakan, setiap hari dibayang-bayangi," ucap Jokowi saat memberi arahan kepada para kepala daerah di Istana Negara, IKN, Selasa (13/8).
Jokowi bercerita Istana Negara Jakarta adalah bekas kantor Gubernur Jenderal Pieter Gerardus van Overstraten. Lalu, Istana Merdeka dipakai Gubernur Jenderal Johan Wilhelm van Lansberge.
Sementara itu, Istana Kepresidenan Bogor adalah bekas kantor Gubernur Jenderal GW Baron van Imhoff.
Jokowi ingin Indonesia punya istana kepresidenan buatan bangsa sendiri. Maka, kata dia, hal itu akan diwujudkan di IKN, ibu kota negara baru.
Saat ini, IKN sudah memiliki dua istana, yaitu Istana Garuda dan Istana Negara. Istana Garuda difungsikan sebagai kantor presiden, sedangkan Istana Negara sebagai acara kenegaraan.
Meski begitu, Jokowi menyampaikan pembangunan IKN secara keseluruhan baru 20 persen. Dia menyebut butuh belasan tahun hingga IKN rampung.
"[IKN] dimulai dari 2021-2022, akan selesai kira-kira 10-15 tahun yang akan datang, jadi masih sangat panjang," ucap Jokowi. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan