Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Mencuri Motor di Pejeng, Pelaku Diikat di Sekujur Tubuh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Klaten, Jogjakarta, inisial RSW (23) kepergok saat mencuri motor di wilayah Banjar Sala, Pejeng, Tampaksiring pada Senin (26/8/2024). Pelaku langsung diamankan warga dan kedua tangan serta kakinya diikat.
Kejadian berawal saat pelaku melihat ada motor tidak dikunci stang di pinggir jalan. Pelaku yang dapat kesempatan langsung melarikan motor itu. Awalnya motor dituntun. Saat sudah jauh dari titik kejadian, warga tersadar dan langsung meneriaki maling.
Sontak teriakan itu mengundang warga berdatangan. Pelaku langsung diamankan beramai-ramai dengan baju dibuka. Setelah ditelanjangi, pelaku langsung diikat di setuju tubuh.
Tali ikatan diikatkan pada kaki bawah, lutut, badan dan kedua tangan diikat ke belakang. Pelaku diamankan oleh pecalang desa dan dipanggil polisi. Dalam keadaan ngos-ngosan, pelaku ini tidak berkutik dan tidak bisa berbuat banyak dan pasrah.
Kapolsek Tampaksiring AKP I Putu Agus Ady Wijaya didampingi Kanit Reskrim Polsek Tampaksiring Iptu I Kadek Kertayoga membenarkan pencurian yang berlangsung pukul 05.30 itu.
"Pelaku beraksi dengan mendorong motor, hingga warga memergoki aksi pelaku kemudian diamankan beramai-ramai dan tangan pelaku diikat," ujarnya.
Beruntung warga sadar hukum dan tidak main hakim sendiri. "Tim bergerak cepat, mengamankan pelaku dan barang bukti dan kita bawa ke Mapolsek Tampaksiring," katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan