Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Israel Waswas Rudal Yaman Tembus Tel Aviv, Lolos dari Iron Dome
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel sedang ketar-ketir usai rudal milisi penguasa Yaman, Houthi, lolos dari Iron Dome dan menembus Israel.
Yaman meluncurkan rudal balistik ke Israel tengah pada Minggu (15/9). Imbas serangan ini, atap gedung pusat komersial di Tel Aviv terbakar dan sejumlah orang luka ringan.
Tak hanya itu rudal Houthi juga memicu kebakaran hutan di dekat Kota Lod, Israel tengah dan memecah pencegat pertahanan udara meski cuma dalam bentuk serpihan.
Kaca di stasiun kereta Modi'in ikut terdampak menjadi serpihan-serpihan.
Juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan milisi ini menargetkan "posisi militer" Israel di Jaffa, sekitar Tel Aviv.
"[Kami] menggunakan rudal balistik yang berhasil mencapai target," kata Saree dikutip New Arab.
Dia kemudian berujar, "Pertahanan musuh gagal mencegatnya."
Sementara itu, militer Israel menyatakan rudal tersebut kemungkinan hancur di udara. Mereka juga menyelidiki upaya pencegahan saat serangan datang.
Menanggapi serangan tersebut, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan Houthi "akan membayar mahal" atas tindakan mereka.
Di sisi lain, sekutu dekat Houthi, Hamas, memuji peluncuran tersebut. Mereka menyebut Israel tak akan menikmati keamanan.
"Kecuali jika mereka menghentikan agresi brutal terhadap rakyat kami di Gaza," demikian menurut Hamas.
Serangan Houthi yang menembus Tel Aviv bukan kali pertama. Pada Juli, milisi ini mengklaim drone milik mereka berhasil menembus pertahanan Israel dan menewaskan satu warga di Tel Aviv.
Israel lalu menanggapi secara brutal dengan mengirim pesawat tempur, mengebom Pelabuhan Hodeida dan menghancurkan gudang senjata.
Balasan Israel ke Yaman juga telah menyebabkan belasan orang meninggal.
Sejak Israel melancarkan agresi ke Gaza, Houthi turut menggempur negara itu.
Milisi ini menyatakan tak akan berhenti menyerang sebelum Israel angkat kaki dari Palestina.
Houthi juga kerap menargetkan kapal-kapal yang terafiliasi dengan Israel di Laut Merah. Tujuannya, menurut mereka, untuk melemahkan ekonomi negara pimpinan Netanyahu sehingga agresi bisa segera berakhir. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan